BPK RI: Batam dan Karimun Kekurangan Dokter

BATAM — Badan Pemeriksa Keuangan RI menyatakan Kota Batam dan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, kekurangan dokter bila menggunakan standar badan kesehatan dunia (WHO), yaitu satu dokter melayani 2.500 warga.

“Di Kepri ada dua yang belum ideal jumlah dokter, masih di bawah standar WHO, yaitu Batam dan Karimun, yang lainnya sudah bagus,” kata anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis di Batam, Minggu.

BPK RI menerima laporan jumlah dokter di Kepri dari Kementerian Kesehatan dalam audit yang dilakukan Bidang VI BPK.

Berdasarkan data yang dihimpunnya, jumlah penduduk Batam tercatat 1,03 juta, sedangkan jumlah dokter hanya 404 orang.

“Ini artinya satu dokter melayani 2.548 warga, di bawah standar WHO,” kata pria kelahiran Kota Tanjungpinang itu.

Di Karimun, terdata jumlah penduduk sebanyak 238.456 orang dan jumlah dokter hanya 86 orang. Artinya, seorang dokter melayani 2.772 warga.

Hari meminta Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah memperhatikan kekurangan jumlah dokter di Kota Batam dan Kabupaten Karimun agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan memadai.

“Jumlah dokter ditambah sesuai dengan standar WHO. Jangan sampai ada pasien yang terlunta-lunta akibat kurangnya jumlah dokter,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya menginginkan pola kesehatan di seluruh Indonesia sesuai dengan tujuan pembangunan.

Selain Batam dan Karimun, jumlah dokter di kabupaten kota lain di Kepri relatif memenuhi standar yang ditetapkan badan kesehatan dunia.

“Yang bagus di Anambas. Di Anambas, jumlah penduduk sekitar 43.000 dan jumlah dokternya 57 orang. Seorang dokter melayani 757 orang warga,” katanya.

Selain itu, di Lingga, jumlah penduduk 91.753 orang dengan 47 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.952 orang.

Di Natuna tercatat sekitar 73.500 penduduk dengan 56 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.314 orang.

Di Bintan tercatat sekitar 144.000 penduduk dengan 100 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.440 orang.

Di Tanjungpinang tercatat sekitar 206.000 penduduk dengan 123 orang dokter. Seorang dokter melayani 1.577 warga.[Ant]

Lihat juga...