Bupati Tegal Dirikan Museum Rumah Wayang di Rumah Dinas

Editor: Irvan Syafari

57
Bangunan Museum Rumah Wayang/Foto: Akhmad Sekhu.

TEGAL — Jika ke Slawi, Tegal, sempatkanlah datang ke Museum Rumah Wayang 2 di Kompleks Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Tegal Entus Susmono yang juga seorang dalang kenamanan. Bupati Tegal memang sengaja mendirikan Museum Rumah Wayang di rumdinnya agar masyarakat mendapat banyak pengetahuan tentang wayang

Koleksi berbagai macam wayang ada di sana. Museum tersebut terbuka untuk umum. Bagi yang menganggap bahwa wayang itu kuno, jika berkunjung ke tempat ini pasti akan dibuat terpesona dengan banyaknya ragam wayang.

Terdapat sejumlah karakter wayang yang mengikuti perkembangan jaman, sebut saja seperti Wayang Harry Potter, Wayang Tom and Jerry, Wayang Upin dan Ipin, dan tokoh-tokoh dunia, seperti Wayang George Bush, Wayang Sadam Husen, Wayang Obama. Bahkan ada juga Wayang Bupati Entus Susmono.

Rumah Wayang 2 ini merupakan cabang dari Rumah Wayang yang ada di rumah pribadi Entus Susmono di Bengle Talang Tegal. Rumah Wayang 2 itu didirikan semenjak Ki Enthus Susmono menjadi Bupati Tegal.

“Koleksi-koleksi yang ada di Rumah Wayang 2 ini tidak jauh berbeda dengan yang ada di Bengle, namun jika kita perhatikan, koleksi-koleksi yang ada di Rumah Wayang 2 lebih baru, “ kata Ferry pengunjung Museum Rumah Wayang.

Lebih lanjut, Ferry menerangkan, ia bersama teman-temanya sering ke Museum Rumah Wayang ini. “Ramai-ramai datang bersama teman-teman lebih seru karena sambil kita bisa berdiskusi, “ terangnya.

Museum Rumah Wayang yang jauh dari keramaian membuat kita hikmat untuk melihat koleksinya satu persatu. “Setiap koleksi juga diberi nama dan penjelasan jadi kita bisa lebih mudah untuk mempelajarinya,” tandasnya.

Museum Rumah Wayang yang memiliki luas sekitar 6 x 6 meter ini menyimpan ribuan wayang baik gaya tradisi maupun kontemporer, mulai wayang kulit, wayang golek, wayang santri, wayang bambu, wayang kreasi.

Selain itu terdapat juga aksesoris seperti jenis-jenis keris, topeng, batik tegalan, lukisan dunia pewayangan, senjata-senjata khas dunia pewayangan, foto-foto Ki Enthus, gamelan, dan masih banyak koleksi lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

Jika ingin mengetahui proses pembuatan wayang baik itu wayang kulit maupun wayang golek, disinipun informasinya lengkap. Terdapat tahapan demi tahapan proses pembuatannya mulai bahan baku hingga menjadi wayang yang siap dimainkan. Di tempat ini juga kita bisa praktik langsung cara membuat wayang juga.

Dinding Museum Rumah Wayang 2 terbuat dari gribig (dinding dari anyaman bambu) dan lantainya masih menggunakan paving block. Selain itu di dalam ruangan tersebut banyak benda-benda yang mudah terbakar, maka tidak diperkenankan untuk merokok di dalamnya.

Selain melihat koleksi wayang, ada juga seperangkat gamelan yang bisa digunakan, namun tentu saja dengan ijin terlebih dahulu kepada petugas yang berjaga pada saat itu. Seperangkat gamelan tersebut ada di Pendopo Rumdin, di pintu masuk Pendopo terdapat sebuah kereta kencana yang cocok untuk berfoto-foto, berselfie-ria.

Tidak ada biaya khusus untuk melihat-lihat Rumah Wayang 2. Karena memang terbuka untuk umum, dan biasanya ramai pada saat sore hari. Karena tepat di sebelah barat Rumdin terdapat lapangan yang digunakan warga sekitar untuk beraktifitas.

Sembari mengajak buah hati atau kawan berjalan-jalan di Slawi, tidak ada salahnya untuk mampir sejenak di Rumah Wayang 2 ini karena selain menyenangkan, kita juga akan mendapatkan banyak pengetahuan tentang wayang.

Suasana bagian dalam Museum Rumah Wayang/Foto: Akhmad Sekhu.

Komentar