Cinta Budaya Daerah, Pendidikan Muatan Lokal Perlu Diperkuat

LOMBOK TENGAH – Salah satu upaya memelihara dan melestarikan budaya daerah di tengah masyarakat terutama generasi muda adalah melalui kurikulum pendidikan muatan lokal di sekolah. Khususnya dari jenjang Taman Kanak-kanak hingga jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Pendidikan budaya daerah penting diajarkan, selain sebagai salah satu cara memelihara dan melestarikan budaya daerah, juga untuk menanamkan rasa cinta kepada siswa terhadap  seni budaya dan nilai kearifan lokal,” kata Ali Nurdin, Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Taliwang Sumbawa, usai mengikuti pelatihan Indonesia Digital Learning di Lombok Tengah, Kamis (14/12/2017).

Diakuinya, sekarang banyak generasi muda yang mulai melupakan budaya dan adat istiadat sendiri. Banyak pula terpengaruh budaya luar yang cendrung negatif dan tidak sesuai dengan jati diri serta kepribadian bangsa Indonesia.

Kalau itu terus dibiarkan, lanjutnya, bukan tidak mungkin, budaya daerah yang sarat dengan nilai dan praktik baik yang selama ini berlangsung dan diwariskan nenek moyang akan hilang dan dilupakan generasi muda.

“Kurikulum dan pendidikan muatan lokal merupakan salah satu cara merawat dan menanamkan rasa cinta masyarakat terhadap budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang harus terus dijaga dan dipelihara,” katanya.

Lihat juga...