Dampak Badai Siklon Tropis, Waspada Penyakit Hewan Ternak

Editor: Satmoko

35
Sejumlah ternak milik warga di Kabupaten Gunungkidul. Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA  – Meski cuaca buruk akibat badai Siklon Tropis Cempaka sudah berlalu, Pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk mewaspadai sejumlah penyakit akibat pengaruh kondisi lingkungan sekitar.

Terlebih BMKG menyatakan bulan Desember ini masih merupakan puncak musim hujan sehingga intensitas curah hujan di DIY cukup tinggi.

Tak hanya pada manusia, kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit ini juga berlaku bagi hewan ternak. Dinas Pertanian DIY, menyebutkan sejumlah potensi penyakit yang dapat menyerang hewan ternak. Mulai dari penyakit pencernaan, penyakit kulit hingga penyakit yang menyerang tenggorokan dan paru-paru.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian DIY, Sutarno. Foto: Jatmika H Kusmargana

“Sejumlah penyakit pada ternak yang harus diwaspadai peternak antara lain seperti diare, scabias atau koreng, gomen, hingga pnueumonia atau kembung perut,” ujar Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian DIY, Sutarno.

Sutarno mengatakan, sejumlah penyakit pada ternak tersebut dapat muncul karena kondisi lingkungan yang lembab. Ia pun mengimbau para peternak dapat menjaga kondisi kandang ternaknya agar selalu kering atau minimal tidak terlalu lembab.

Sementara itu untuk ternak jenis unggas, sejumlah penyakit yang patut diwaspadai antara lain Avian Influenza atau Flu Burung serta Newcastle Disease, ND atau penyakit Tetelo. Sutarno menyebut sejumlah penyakit mematikan pada unggas itu dapat muncul akibat perubahan suhu yang drastis.

“Kita harapkan peternak dapat memberikan asupan vitamin pada ternaknya. Serta menghubungi dokter atau puskeswan terdekat apabila membutuhkan vaksin atau penanganan penyakit,” ujarnya.

Dinas Pertanian sendiri dikatakan telah mengoptimalkan tenaga paramedis di masing-masing puskeswan di setiap daerah agar memantau dan memonitor kondisi ternak secara lebih intensif. Yakni dengan cara turun langsung ke lapangan secara jemput bola.

“Karena keterbatasan tenaga yang ada, kita harapkan masyarakat khususnya peternak dapat ikut membantu dengan berperan aktif mengantisipasi munculnya berbagai macam penyakit ini,” pungkasnya.

Komentar