Desa Sepulut Sintang Dapat SK Hutan Adat

SINTANG – Masyarakat Dusun Tanah Putih, Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mendapatkan SK Tentang hutan lindung masyarakat adat Seringin, dari Pemerintah setempat.

Bupati Sintang, Jarot Winarno  menyebut, keluarnya SK tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menjadi kabupaten yang lestari dan hijau. “Kita di Sintang bersama masyarakat berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan hutan pada generasi selanjutnya,” kata Jarot, Minggu (17/12/2017).

Kabupaten Sintang, termasuk salah satu di antara delapan kabupaten yang tergabung dalam lingkar temu Kabupaten Bestari. Sehingga, untuk menjamin sebuah Kabupaten berkelanjutan, harus bisa bersama – sama menjaga hutan.

“Harus ada keseimbangan antara ekonomi dengan pembangunan sosial, salah satunya termasuk penghargaan pada masyarakat adat ini. Karena hutan adat harus kita jaga bersama-sama,” tegas Jarot.

Keseimbangan lingkungan perlu dipandang dan diperhatikan agar menjamin Kabupaten Sintang menjadi kabupaten yang lestari. Sintang memiliki luas wilayah 21 ribu kilometer persegi, mempunyai kawasan tutupan hutan sebesar 60 persen dan sisanya merupakan kawasan permukiman.

Selain penyerahan SK tentang hutan lindung masyarakat adat, Pemkab Sintang juga memberikan 5.500 bibit tanaman pangan, yang diserahkan langsung Bupati Sintang, Jarot Winarno kepada masyarakat setempat. (Ant)

Lihat juga...