Disdukcapil Balikpapan Perlu Ribuan Blangko KTP Elektronik

BALIKPAPAN – Proses perekaman KTP elektronik terus dilakukan Pemerintah Kota Balikpapan, meskipun pencetakan tidak langsung diberikan mengingat jumlah antrian pencetakan blangko e-KTP masih banyak.

Perekaman mayoritas pada penduduk yang telah menginjak usia 17 tahun atau warga pendatang yang melakukan pengurusan surat pindah.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hasbullah Helmi menerangkan, melihat masih tingginya warga yang melakukan perekaman KTP elektronik itu maka diperkirakan kebutuhan blangko pencetakan lebih dari 12 ribu.

“Kebutuhan blangko kita per bulan 1000 untuk mereka yang beranjak 17 tahun, di luar itu ada juga orang pindah datang, ubah data, belum kawin jadi kawin, pindah alamat. Maka kebutuhan blangko kita satu bulan kurang lebih 12 ribu,” paparnya Selasa (26/12/2017).

Untuk komposisi terbanyak, menurut Helmi, ada pada mereka yang melakukan perubahan data, disusul pendatang dan kemudian remaja yang memasuki usia 17 tahun.

“Kalau sekarang dia merekam ya langsung cetak karena kegiatan Sabtu kemarin itu kayak  buat jalan tol ke pusat,” tandasnya.

Sedangkan untuk warga yang sudah merekam dan memegang surat keterangan (Suket) menurut data yang dipegangnya, Helmi menyebutkan, ada 97 ribu suket. Namun jumlah pemegang suket terus berkurang karena Disdukcapil juga sudah melakukan pencetakan secara bertahap.

“Tapi sedikit-sedikit kita cetak berarti suket sudah berkurang, tidak sejumlah itu,” pungkasnya.

Sementara itu, akhir Desember ini, Disdukcapil Balikpapan memperoleh 5.500 blangko KTP elektronik langsung dari Kementerian Dalam Negeri. Bantuan ini support dari Kementerian Dalam Negeri pada program perempuan peduli pelayanan publik yang digelar oleh Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian pada Minggu kemarin (24/12/2017).

“Blangko ini akan dicetakkan bagi warga Balikpapan yang sudah melakukan perekaman namun belum mendapatkan fisik KTP. Kalau dihitung masih kurang 36 ribu blangko lagi,” tukasnya.

Lihat juga...