Distan NTB Pastikan Persediaan Pupuk, Aman

MATARAM – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan, stok persediaan pupuk pertanian di NTB pada musim tanam tahun ini aman hingga dua bulan ke depan sehingga masyarakat diminta tidak perlu khawatir.

“Sampai dua bulan ke depan, Januari – Februari, persediaan pupuk pertanian kita aman, baik jenis pupuk urea maupun ZA, sehingga masyarakat tidak usah khawatir,” kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi di Mataram, Senin (11/12/2017).

Menurutnya, untuk persediaan awal pupuk pertanian NTB sebanyak 128 ribu ton, kemudian ke 138 ribu ton, selanjutnya bertambah menjadi 156 ribu dan terakhir ada penambahan sebesar 9.000 sehingga total keseluruhan menjadi 173 ribu ton.

Untuk pendistribusian sendiri dilakukan secara bertahap melalui toko dan kios yang menjadi mitra, selanjutnya didistribusikan kepada petani melalui kelompok tani masing – masing.

“Model tersebut dilakukan, selain untuk memastikan pendistribusian pupuk pertanian bisa teratur, juga memastikan bisa tepat sasaran,” katanya.

Darmawan, Ketua Kelompok Tani Pade Girang, Kabupaten Lombok Tengah mengatakan, proses pendistribusian yang dilakukan secara bertahap dengan jarak tempuh yang lama seringkali mengakibatkan sebagian petani harus mengantri dan menunggu lama di toko tani mitra.

Mengingat, hampir sebagian besar petani telah menyerahkan uang pembayaran terlebih dahulu, jauh hari sebelum musim tanam tiba, melalui kelompok tani masing – masing sehingga ketika pupuk datang masyarakat petani seringkali berebutan.

“Model distribusi secara bertahap melalui toko tani mitra tidak efektif. Selain antrian panjang, petani juga tidak jarang berebut, karena sama – sama mengklaim telah membayar. Disamping karena membutuhkan segera untuk melakukan pemupukan,” katanya.

Ditambahkan, saat ini harga pupuk pertanian subsidi untuk jenis urea 195 ribu per kuintal, sementara pupuk jenis ZA 200 ribu per kuintal.

Lihat juga...