Evaluasi Kejurnas, FHI Usulkan Perbaikan Stadion Hoki

JAKARTA – Pengurus Pusat Federasi Hockey Indonesia (FHI) mengusulkan perbaikan beberapa bagian Stadion Hoki Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, yang akan digunakan untuk Asian Games 2018.

Ketua Umum PP FHI Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah menyebut, salah satu yang perlu diperbaiki adalah pagar pelindung yang mengitari arena stadion hoki. Fungsi pagar ini mencegah bola hoki keluar dari lapangan yang bisa mengakibatkan cedera pada manusia.

“Perlu dibuat pelindung di sisi samping stadion dan belakang gawang. Selain itu pagarnya juga kurang tinggi,” kata Yus Adi, Selasa (19/12/2017).

Usulan yang diajukan, termasuk untuk perbaikan sektor teknis lain di stadion telah diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sementara terkait fasilitas lain seperti toilet dan ruang ganti pemain, FHI menyebut sudah memadai.

Adapun usulan perbaikan muncuk sebagai hasil dari evaluasi setelah FHI mengadakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Lapangan Antar-Provinsi Piala Presiden 2017 yang berlangsung pada 9-19 Desember 2017. Selain memantau kelengkapan stadion, kejurnas juga dimanfaatkan FHI untuk mencari pemain tim nasional hoki lapangan yang akan bermain di Asian Games 2018.

Persoalan lain yang dipantau dari penyelenggaraan kejurnas adalah kemampuan perangkat pertandingan. “Kejurnas ini juga bagian menyeleksi perangkat pertandingan termasuk penataran bagi wasit,” tambah Yus Adi.

Kejuaraan Nasional Hoki Lapangan Antar-Provinsi Piala Presiden 2017 digelar pada 9-19 Desember 2017 diikuti 11 dari 15 pengurus provinsi FHI di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Banten.

Empat pengurus provinsi lainnya yakni Lampung, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau tidak mengirimkan atletnya bertanding di kejurnas. Tim putra dan putri Kalimantan Timur keluar sebagai juara kejurnas 2017 kali ini. (Ant)

Lihat juga...