Fokus Kembangkan Pantai Selatan, Dispar Berharap Realisasi Operasi Kereta Yogja-Bantul

YOGYAKARTA — Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul tengah memfokuskan upaya pengembangan objek wisata di kawasan pantai selatan Bantul. Pantai Parangtritis, Pantai Baru, Pantai Samas, dan Pantai Baros menjadi lokasi wisata yang dibidik sebagai pusat pengembangan kawasan wisata beberapa tahun ke depan.

Kasi Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Karman, menyatakan pengembangan objek wisata pantai tersebut dilakukan sebagai bagian pengimplementasian visi pemerintah Propinsi DIY, yang hendak menjadikan kawasan pantai selatan sebagai halaman depan DIY.

“Ini sesuai dengan visi Gubernur DIY yang ingin mengembangkan kawasan selatan, guna menyongsong abad samudera Hindia,” katanya.

Disampaikan, pengembangan sejumlah lokasi objek wisata itu juga dilakukan sebagai bagian menangkap peluang dan pemanfaatan sejumlah program pembangunan infrastruktur di pesisir selatan, mulai dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), pembangunan pelabuhan hingga pembangunan bandara internasional baru.

“Kita ingin adanya pembangunan infrastruktur di kawasan selatan nantinya bisa ikut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata,”katanya.

Untuk mendongkrak peningkatan kunjungan wisatawan, Pemda Bantul sendiri tengah menyusun sejumlah rencana melalui raperda terkait pengelolaan lokasi pariwisata.

Salah satunya pengelolaan lokasi wisata berbasis pada Sapta Pesona, yakni aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan menimbulkan kenangan.

“Pengembangan yang akan kita lakukan lebih ke penataan sarana dan prasarana. Selain juga pembangunan infrastruktur kelembagaan, SDM, maupun penegakan hukum,” jelasnya.

Selain itu, salah satu yang juga diharapkan Pemerintah Kabupaten Bantul, adalah direalisasikannya rencana pengoperasian kembali jalur kereta api dari Yogyakarta, menuju Bantul, hingga mencapai Pantai Samas yang dulu pernah ada.

Adanya pengopeasian kembali jalur kereta ini diyakini akan berdampak besar terhadap pengembangan kawasan selatan termasuk di sektor pariwisata.

“Selama ini pendapatan kita dari sektor pariwisata sekitar Rp13,5 milyar per tahun, dengan jumlah pengunjung 2,8 juta wisatawan, dilihat dari data retribusi. Dengan adanya pengopeasian kembali jalur kereta Yogja-Bantul, saya yakin kunjungan wisatawan ke Bantul, khususnya ke Pantai Selatan, akan melonjak pesat,” pungkasnya.

Lihat juga...