Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Babel

PANGKALPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang maksimum yang mencapai 2,0 sampai 3,0 meter yang dapat terjadi di perairan Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (9/12) dan harus diwaspadai.

“Gelombang maksimum setinggi itu dapat membahayakan keselamatan, karenanya pengguna jasa angkutan laut dan para nelayan tradisional diimbau agar terus waspada,” ujar prakirawan Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, Jumat (8/12/2017).

Ia menyebutkan gelombang maksimum yang mencapai 2,0 sampai 3,0 meter dapat terjadi di jalur penyeberangan Selatan Bangka, perairan Utara Bangka, dan perairan Timur Pulau Bangka. Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka, Selat Gelasa, dan Selat Karimata diprakirakan antara 0,5 sampai 1,0 meter, di Selatan Bangka antara 0,5 sampai 1,5 meter, sedangkan di Utara Bangka dapat mencapai antara 1,0 sampai 2,0 meter.

Dengan ketinggian gelombang maksimum yang dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan, maka gelombang di jalur-jalur penyeberangan dan perairan provinsi ini dapat mencapai 2,0 sampai 3,0 meter.

Kecepatan angin di kawasan perairan diprakirakan berkisar antara 9 sampai 45 kilometer per jam yang rata-rata bertiup dari Barat ke Utara, dari Selatan ke Barat Laut, dan dari Selatan ke Barat.

Cuaca di daratan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Sabtu diprakirakan cerah berawan, berawan, dan berawan tebal dengan peluang terjadi hujan lokal dan hujan ringan serta hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah terutama pada siang sampai sore hari.

Lihat juga...