Gempa di Lebong Rusak 218 Rumah

96

BENGKULU — Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu mendata sebanyak 218 unit rumah warga di Kecamatan Lebong Atas rusak akibat gempa berkekuatan 5,1 pada skala Richter yang melanda wilayah itu pada Rabu (6/12).

“Ini baru data sementara untuk Kecamatan Lebong Atas, sedangkan Kecamatan Pelabai baru dalam proses pendataan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Fakrurozi saat dihubungi dari Bengkulu, Kamis (7/12).

Ia mengatakan gempa tektonik yang berpusat di Lebong dengan kedalaman pusat gempa hanya 10 kilometer itu membuat kerusakan yang cukup parah di dua kecamatan yakni Lebong Atas dan Pelabai.

Hasil pendataan sementara dari petugas BPBD, khusus di Kecamatan Lebong Atas terdata 36 unit rumah rusak berat, 77 unit rumah rusak sedang dan 105 unit rumah rusak ringan.

“Syukur tidak ada korban jiwa, tapi ada sejumlah warga yang luka ringan terkena runtuhan bangunan rumah,” ucapnya.

Saat ini kata Fakhrurozi, petugas masih berada di lapangan di wilayah Kecamatan Pelabai, untuk mendata rumah warga yang rusak akibat guncangan gempa.

Sementara Koordinator “Muhammadiyah Disaster Management Center” (MDMC) Provinsi Bengkulu, Agus Widianto mengatakan tidak hanya rumah warga, tapi fasilitas umum seperti sekolah juga mengalami kerusakan.

“Tim kami mendata ada dua unit sekolah yang rusak ringan, tapi proses belajar mengajar masih bisa berlangsung,” kata dia.

Pemantauan tim MDMC di lapangan, rumah warga yang terdampak antara lain di Desa Tik Tebing, Tabeak Blau, Tabeak Blau I, Daneu, Sukau Kayo, dan Desa Blau.

Ia menambahkan, tim MDMC juga telah menyerahkan bantuan bagi korban gempa berupa makanan cepat saji.

Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa Lebong berlokasi di 3.16 Lintang Selatan,102.15 Bujur Timur atau enam kilometer Barat Daya Lebong pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa yang terjadi pada Rabu (6/12) pukul 03.46 WIB tersebut juga dirasakan warga di wilayah Kabupaten Bengkulu Utra dan Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (Ant).

Baca Juga
KPU Rajang Lebong: Jalur Hijau Harus Bebas Atribut... REJANG LEBONG --- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan jalur hijau di daerah itu harus bebas dari pemasangan ...
Stok Insektisida-Fungisida di Mukomuko Menipis MUKOMUKO --- Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan saat ini stok insektisida dan fungsida untuk membasmi hama padi semaki...
KPU Rejang Lebong Ganti Kotak dan Bilik Suara REJANG LEBONG - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengatakan, pihaknya akan menggunakan kotak dan bilik suara baru pad...
KPU Kota Bengkulu Rekomendasikan 4.800 Pemilih Dir... BENGKULU --- Komisi Pemilihan Umum Kota Bengkulu merekomendasikan agar dinas kependudukan dan pencatatan sipil setempat segera merekam data dari 4.800...
Elpiji 3 Kg Langka di Rejang Lebong, Harga Jual Me... REJANG LEBONG --- Masyarakat Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, sulit mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg), sejak sepekan belakangan...
Tahun Ini Rejang Lebong Seleksi CPNS Daerah REJANG LEBONG – Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah di Kabupaten Rejang Lebing, Bengkulu, digelar dengan sistem aplikasi internet. Hal...
Dinsos Bengkulu Ingatkan BPNT tak Boleh Dipotong REJANG LEBONG - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Bengkulu, menyatakan, pendistribusian bantuan pangan nontunai (BPNT) tidak boleh dipotong, termasuk pen...