Guru Kontrak di Biak Tuntut Pembayaran Honor

BIAK – Sebanyak 50 perwakilan guru kontrak di Kabupaten Biak Numfor, Papua mendatangi Kantor Dinas Pendidikan mempertanyakan pembayaran honor per 1 Januari 2017, Senin.

Kedatangan puluhan guru kontrak dari berbagai sekolah di Biak diterima Kepala Dinas Pendidikan Nico Nathaniel Buiney MMT di gedung Axioma Dinas Pendidikan bersama Kabid Pendidikan Pengajaran Japosman Simanjuntak, Kabid Program Rudolf Amos Yaap serta Kabid Pendidikan Luar Sekolah Arius Mirino.

Ibu Rumaropen juru bicara guru kontrak mengatakan kedatangan guru kontrak untuk mempertanyakan honor mengajar dan surat keputusan pengangkatan.

“Kami sejak Januari 2017 hingga sekarang selama 12 bulan tidak mendapatkan honor sesuai yang dijanjikan, ya kewajiban guru kontrak sudah menjalankan tugas tetapi haknya belum dibayar,” ungkapnya.

Ia berharap Kadis Pendidikan Nico Buiney dapat merealiasikan tuntutan pembayaran honor seratusan guru kontrak di Kabupaten Biak Numfor karena sangat dibutuhkan untuk keperluan transportasi dan keperluan rumah tangga menghadapi hari raya Natal 25 Desember.

Guru kontrak di Kepulauan Numfor Christian Mansawan mengharapkan gaji guru kontrak segera dibayar Dinas Pendidikan sebagai hak harus diterima guru.

“Saya sudah melaksanakan tugas mengajar namun haknya berupa honor belum diterima selama 12 bulan,” ungkap Christian Mansawan.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Nico Buiney menegaskan, status kerja guru kontrak sudah berakhir per 3 Desember 2016.

“Untuk tahun 2017 terhitung Januari-Desember belum ada surat keputusan untuk mengontrak guru bantu, ya kami tidak dapat membayar haknya karena belum punya dasar hukum untuk membayar honor,” tegas Kadis Pendidikan Nico Buiney.

Menyinggung tudingan dana Rp10,8 miliar sudah dialokasikan di Dinas Pendidikan, menurut Kadis Pendidikan, informasinya perlu ditelusuri sebab Dinas Pendidikan belum mendapatkan kucuran dana membayar guru kontrak.

“Silakan cek dimana dana yang dituduhkan itu apakah sudah disetujui atau tidak, ya kami persilakan guru kontrak mengeceknya,” harapnya.

Selepas berdialog dengan Kadis Pendidikan Nico Buiney, puluhan kontrak yang mendatangi gedung Dinas Pendidikan melanjutkan aksi ke Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah di Jalan Majapahit. (Ant)

Lihat juga...