Hadapi E-Commerce, Kualitas Produk dan SDM Harus Ditingkatkan

JAKARTA — Pertumbuhan perdagangan dunia yang serba digital dan modern atau yang biasa disebut e-commerce, sudah tidak mungkin lagi dibendung. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, produk e-commerce mulai mendominasi perdagangan maupun perindustrian dalam negeri.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menkoperekonomian) Darmin Nasution, saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Namun sayangnya, kata Darmin, sebagian besar produk-produk dari luar negeri atau  impor tersebut ternyata masih mendominasi di sejumlah pasar online atau pasar digital di Indonesia, jik dibandingkan dengan barang-barang produksi negeri atau lokal.

Darmin Nasution menjelaskan, salah satu solusi yang perlu segera dibenahi adalah peningkatan sejumlah potensi yang ada di dalam negeri, misalnya seperti pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurutnya, potensi SDM merupakan salah satu faktor atau komponen yang paling penting untuk mencegah produk atau barang impor agar tidak lagi dominan di Indonesia. Selain faktor SDM, perlu juga ditingkatkan daya saing, khususnya kualitas dan daya tahan produk atau barang buatan dalam negeri, agar nantinya produk lokal atau domestik tidak kalah bersaing dengan produk buatan luar negeri yang selama ini dipasarkan melalui e-commerce.

Darmin Nasution juga menjelaskan, peningkatan daya saing itu sangat penting, salah satunya agar produk buatan lokal atau domestik perlahan bisa diterima oleh masyarakat luas. “Kalau daya saing produk dalam negeri itu rendah, bagaimana bisa bersaing dengan produk buatan luar negeri yang kualitasnya lebih unggul atau lebih baik?” katanya.

Dengan teknologi digital yang semakin moderen dan berkembang cepat, sambung Darmin, maka akan membuat konsumen atau calon pembeli semakin cermat dan memilih mana saja barang atau produk yang kualitas atau daya tahannya yang baik.

“Dengan demikian, peningkatan daya saing produk dalam negeri harus lebih baik dan lebih unggul jika dibandingkan dengan produk buatan luar negeri”, pungkas Darmin Nasution.

Lihat juga...