Hama Keong Serang Tanaman Padi di Kulonprogo

YOGYAKARTA – Sejumlah petani di daerah Kulonprogo, Yogyakarta mengeluhkan banyaknya hama keong yang menyerang tanaman padi. Hal itu membuat bibit tanaman padi banyak yang mengalami kerusakan bahkan mati.

Salah satunya diungkapkan salah seorang petani, Mitro (67) warga Sindutan, Temon, Kulonprogo. Ia menyebutkan hama keong mulai banyak muncul saat awal musim penghujan lalu. Keong yang dimaksud adalah hewan sejenis siput dengan cangkang berwarna kuning.

“Keong-keong ini menyerang tanaman padi, khususnya yang masih muda. Akibatnya batang dan daun tanaman rusak habis dimakan,” katanya Selasa (12/12/2017).

Menurut Mitro, perkembangan hama keong itu begitu cepat setiap datang musim hujan seperti saat ini. Ia pun mengaku kerepotan membasmi hama keong tersebut lantaran terus saja muncul.

“Saat ini sedang masa tanam. Banyak bibit yang masih disemai atau sudah ditanam rusak dimakan keong. Sehingga kita terpaksa menanam lagi,” ujarnya.

Untuk mengatasi hama tersebut petani sendiri mengaku sudah menyemprotkan pestisida pembunuh keong. Selain itu petani juga secara rutin mengambil keong tersebut satu per satu.

“Tiap hari sudah saya ambil. Sekali ambil bisa dapat setengah hingga satu karung goni, tapi tidak habis-habis,” katanya.

Sebenarnya sejumlah keong tersebut memang bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak bebek. Bahkan juga laku dijual untuk dibuat makanan berupa sate keong. Namun, Mitro mengaku hanya membuang begitu saja.

“Saya tidak punya bebek, jadi hanya saya ambil dan buang begitu saja. Yang penting tidak mengganggu tanaman padi,” katanya.

 

Lihat juga...