HMPI Tandai Awal Penggunaan Barcode Berbasis Android di Setiap Pohon

YOGYAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya menyatakan, puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional 2017 yang dilakukan di desa Karangasem, Ponjong, Gunungkidul akan menjadi awal penggunaan barcode, penandaan pohon dalam rangka monitoring dan evaluasi perkembangan berbasis android.

Ia sendiri mengklaim realisasi program gerakan menaman 25 pohon seumur hidup yang dicanangkan Presiden Jokowi sejak beberapa tahun lalu, saat ini sudah terealisasi sebanyak 2,731 juta batang pohon atau setara 5.430 hektar lahan di Indonesia. Dalam waktu 3-4 tahun ke depan, gerakan tersebut diharapkan akan dapat membantu mengatasi permasalahan lahan kritis yang masih banyak terjadi di Indonesia.

Siti Nurbaya mengatakan sebagai upaya percepatan rehabilitasi hutan, sekaligus memperbaiki daya dukung lingkungan, pemerintah melibatkan semua elemen masyarakat melakukan berbagai upaya salah satunya melalui gerakan menanam 25 pohon seumur hidup. Untuk mendukung program tersebut pemerintah sendiri menyediakan sebanyak 50 juta progam bibit gratis per tahun.

“Penyediaan bibit gratis itu kita lakukan melaui pendirian 50 bibit persemaian permanen, hingga kebun bibit rakyat sebanyak 500 unit, dengan produksi per unit sebanyak 25-30ribu batang dan 2,5 juta batang bibit produktif,” katanya dalam puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017, di desa Karangasem, Ponjong, Gunungkidul, Sabtu (09/12/2017).

Sementara itu sejak 2014, Kementerian LHK sendiri mengklaim telah melalukam sedikitnya penanaman sebanyak 4,22 juta hektar pohon baik di dalam atau luar kawasan hutan. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi 24 juta hektar lahan kritis di Indonesia yang tercatat pada tahun 2004.

“Secara bertahap, kita harapkan lahan kritis kita semakin berkurang. Upaya ini akan terus kita lakukan dengan melibatkan semua pihak,”katanya.

Lihat juga...