Indonesia Kaji Kesejahteraan Filipina Selatan

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI, sedang melakukan kajian untuk membantu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar Laut Sulu dan Sulawesi.

Kajian yang dilakukan oleh Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kemlu didasarkan pada fakta, bahwa indeks pembangunan manusia (IPM) di kepulauan Basilan hingga Tawi-Tawi, Filipina selatan, hanya sepertiga dari rata-rata IPM nasional.

“Selama masyarakat di sana miskin, daerah itu akan sangat rentan digunakan untuk lokasi latihan kelompok radikal,” ujar Kepala BPPK Kemlu, Siswo Pramono, di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

Hasil kajian sementara Kemlu menunjukkan, bahwa radikalisme yang berkembang di Filipina Selatan bersifat pragmatis, atau didorong oleh faktor kemiskinan, sehingga pendekatan yang dianggap cocok untuk membantu pembangunan di wilayah tersebut adalah pemberdayaan masyarakat.

Program serupa pernah dilakukan di Afghanistan, ketika Kemlu bekerja sama dengan Nahdlatul Ulama mendirikan 22 cabang untuk pusat deradikalisasi dan pembangunan daerah.

Kajian tahap pertama meliputi pemetaaan tentang kelompok-kelompok yang mendukung gerakan radikal Abu Sayyaf, berikut motivasi mereka.

“Mungkin salah satu yang mendukung adalah masyarakat pesisir, sehingga jalan keluar yang mungkin dikembangkan adalah program nelayan rakyat,” tutur Siswo.

Selain Filipina, kajian yang sama juga dilakukan oleh BPPK Kemlu di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan dengan menggunakan peta daerah kemiskinan yang disusun oleh Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan peta radikalisme yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

“Kelihatannya di daerah-daerah yang miskin radikalisme lebih cepat berkembang. Itu kesimpulannya,” kata Siswo.

Lewat kajian ini, diharapkan upaya meningkatkan kesejahteraan terutama untuk ruas segitiga Sulu dan Sulawesi semakin berkembang, juga untuk memperkuat peran Kawasan Pertumbuhan ASEAN bersama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina (BIMP-EAGA). (Ant)

Lihat juga...