Jelang Natal dan Tahun Baru, BI Siapkan Rp193,3 Triliun

JAKARTA — Bank Indonesia (BI) mempersiapkan uang tunai sebesar Rp193,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia jelang datangnya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Secara umum, jumlah total nilai uang yang disiapkan Bank Indonesia untuk Natal dan Tahun Baru tidak jauh berbeda dengan tahun lalu”, kata Eny Panggabean, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, saat jumpa pers di Gedung Bank Indonesia Jakarta, Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, Bank Indonesia telah mendistribusikan uang tersebut secara bertahap di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi tingginya permintaan akan kebutuhan uang tunai.

Eny Panggabean juga menjelaskan, bahwa secara persentase uang yang disiapkan tersebut masing-masing 65 persen di antaranya merupakan uang emisi buatan tahun 2016, sedangkan sisanya, 35 persen, merupakan uang emisi buatan sebelum tahun 2016.

Bank Indonesia perlahan tapi pasti tampaknya ingin menarik uang kertas maupun uang koi, yang saat ini ada di pasaran, terutama uang yang dibuat di bawah tahun 2016.

Menurut Eny Panggabean, uang tunai tersebut sebenarnya telah didistribusikan melalui 155 titik, masing-masing terdiri dari 44 satuan kerja kas dan 111 kas titipan.

Diharapkan, kebutuhan masyarakat akan uang tunai segera dapat terpenuhi sebelum Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat akan merasa tenang dan tenteram, kerena kebutuhan uang tunai tersedia.

Eny Pangabean dalam kesempatan yang sama juga tak bosan untuk selalu mengingatkan, agar masyarakat selalu mewaspadai kemungkinan maraknya peredaran uang palsu yang biasanya terjadi jelang liburan akhir tahun.

Eny Panggabean juga berpesan, agar masyarakat senantiasa selalu cermat dan teliti memastikan keaslian uang rupiah, terutama pada saat melakukan pembayaran atau transaksi sehari-hari.

“Pastikan keaslian uang rupiah pada saat melakukan kegiatan pembayaran atau transaksi jual beli dengan cara memperhatikan uang tersebut dengan teliti, perhatikan apakah uang tersebut asli atau palsu, caranya cukup mudah, yaitu dengan menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba dan Diterawang) dan jangan lupa rawatlah uang tersebut dengan baik, jangan dirusak atau dikotori, marilah kita jaga dan kita cintai uang rupiah”, pungkas Eny Panggabean.

Lihat juga...