Jembatan Akses Utama ke Puskesmas Doreng, Ambruk

MAUMERE – Ambruknya jembatan atau deker di jalan utama menuju lokasi Kantor Camat Doreng dan Puskesmas, membuat aktivitas pemerintahan terganggu. Orang sakit yang hendak dirujuk ke rumah sakit di Kota Maumere, pun kesulitan.

“Saya sudah lapor ke Bupati Sikka tadi pagi dan juga sudah bertemu kepala dinas pekerjaan umum kabupaten Sikka, menjelaskan bahwa kondisinya rusak berat dan jalan itu merupakan akses satu-satunya ke kantor camat,” ungkap Lambert Keytimu, Camat Doreng, Senin (18/12/2017).

Camat Doreng Kabupaten Sikka, Lambert Keytimu. -Foto: Ebed de Rosary

Lambert menegaskan, rusaknya jalan dan jembatan tersebut membuat aparat kantor camat Doreng dan puskesmas sulit melintasi jalan ini menggunakan kendaraan roda dua, apalagi roda empat.

“Lebih sulit lagi kalau ada orang sakit atau mau melahirkan yang harus dirujuk ke rumah sakit di Maumere. Kepala Dinas PU mengatakan hari ini akan bergerak menuju lokasi dan meninjau kerusakan yang terjadi,” terangnya, Senin (18/12/2017).

Dinas PU Sikka, lanjut Lambert, sudah melakukan survey. Kantor Camat Bola pun telah melakukan survey. Persoalannya ada kekurangan material, sehingga diusulkan memakai material milik Kantor Camat Doreng yang belum dipergunakan, agar bisa menutup deker ini untuk sementara.

“Saya juga sudah menghubungi Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga, dan menyampaikan akan segera ditindaklanjuti dan meminta saya ke dinas PU dan BPBD Sikka. Kita berharap, agar ada dana tanggap darurat, sehingga bisa mengatasi ini. Tapi, untuk sementara ditimbun dahulu agar kendaraan bisa melintas,” tuturnya.

Rusaknya jalan ini, ungkap Lambert, membuat aparat kantor camat Doreng harus melewati 2 jalan alternatif sejauh 8 kilometer, sementara bila melewati jalan yang rusak tersebut jarak tempuhnya hanya 3 kilometer saja.

“Mungkin saja jembatan ini sudah tua dan juga konstruksi bangunannya bisa jadi tidak memenuhi syarat, sehingga mengalami kerusakan. Kita berharap, agar nanti saat Musrembangdes dan Musrembagcam bisa diusulkan agar bisa direalisasikan pembangunan jembatan permanen pada 2019, dan saya punya keyakinan pemerintah daerah pasti akan membangunnya,” sebutnya.

Rafael Raga, SP., Ketua DPRD Sikka, saat ditanyai Cendana News mengaku sudah mendapatkan laporan soal kerusakan yang terjadi. Untuk sementara, sebutnya, akan ditanggulangi dahulu dari dana tanggap darurat yang ada.

Tapi untuk membangun jembatan permanen, kata Rafael, pemerintah bisa melakukan itu dengan memasukannya di APBD Perubahan 2018, kalau memang dananya mencukupi. Tapi, bila tidak akan dimasukkan ke anggaran 2019.

“Tapi, untuk sementara memang akan diusahakan agar segera diperbaiki dengan membangun jembatan darurat dahulu supaya akses masyarakat dan pemerintahan di Doreng tidak terganggu,” pungkasnya.

Lihat juga...