Judi Jackpot Ancam Pelajar di Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN – Judi jackpot atau disebut dindong kembali masuk ke lingkungan sekolah di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), setelah beberapa bulan yang lalu berhasil diberantas oleh pihak kepolisian setempat.

Dari informasi yang diberikan warga setempat, Pen, mengatakan, judi jackpot tersebut diketahuinya sudah berada di Sutera sekitar dua pekan ini, yang beroperasi tak jauh dari SMAN 1 Sutera. Bahkan, cukup banyak para mudi mudi mendatangi lokasi judi jackpot tersebut, terutama di siang hari.

Tiga orang tengah bermain jackpot di kawasan lingkungan SMAN 1 Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Terlihat ada satu orang anak-anak dan dua orang lainnya turut bermain jackpot/Foto: Istimewa

“Dulu judi jackpot ini sudah habis diangkut oleh polisi, sekarang malah ada lagi. Khawatirnya kita, sasarannya ialah pelajar,” katanya, ketika dihubungi dari Padang, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, semenjak adanya mesin judi jackpot tersebut berbagai persoalan kerap muncul di tengah-tengah masyarakat, di antaranya kemalingan, hingga persoalan pertengkaran dalam rumah tangga.

“Belum lama ini ada anak yang bertengkar sama ibunya gara-gara main judi jackpot itu. Sampai-sampai terdengar sang anak menjual motor untuk membeli koin,” ucapnya.

Keberadaan judi jackpot tidak hanya menjadi kekhawatiran bagi orangtua, tapi turut mengganggu kenyamanan masyarakat, karena judi jackpot itu membuat ternak masyarakat tak jarang menjadi target mencari modal untuk bermain judi jackpot.

Tidak hanya persoalan tempat keberadaan judi jackpot itu, akan tetapi judi jackpot membuat anak-anak masa sekolah juga ikut berjudi. Padahal, mereka yang seharusnya belajar di sekolah dan mengaji ke masjid, malah nongkrong di tempat judi.

Lihat juga...