Judi Jackpot Ancam Pelajar di Pesisir Selatan

Editor: Satmoko

180
Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hendrajoni. Foto: M Noli Hendra

PESISIR SELATAN – Judi jackpot atau disebut dindong kembali masuk ke lingkungan sekolah di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), setelah beberapa bulan yang lalu berhasil diberantas oleh pihak kepolisian setempat.

Dari informasi yang diberikan warga setempat, Pen, mengatakan, judi jackpot tersebut diketahuinya sudah berada di Sutera sekitar dua pekan ini, yang beroperasi tak jauh dari SMAN 1 Sutera. Bahkan, cukup banyak para mudi mudi mendatangi lokasi judi jackpot tersebut, terutama di siang hari.

Tiga orang tengah bermain jackpot di kawasan lingkungan SMAN 1 Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Terlihat ada satu orang anak-anak dan dua orang lainnya turut bermain jackpot/Foto: Istimewa

“Dulu judi jackpot ini sudah habis diangkut oleh polisi, sekarang malah ada lagi. Khawatirnya kita, sasarannya ialah pelajar,” katanya, ketika dihubungi dari Padang, Kamis (7/12/2017).

Menurutnya, semenjak adanya mesin judi jackpot tersebut berbagai persoalan kerap muncul di tengah-tengah masyarakat, di antaranya kemalingan, hingga persoalan pertengkaran dalam rumah tangga.

“Belum lama ini ada anak yang bertengkar sama ibunya gara-gara main judi jackpot itu. Sampai-sampai terdengar sang anak menjual motor untuk membeli koin,” ucapnya.

Keberadaan judi jackpot tidak hanya menjadi kekhawatiran bagi orangtua, tapi turut mengganggu kenyamanan masyarakat, karena judi jackpot itu membuat ternak masyarakat tak jarang menjadi target mencari modal untuk bermain judi jackpot.

Tidak hanya persoalan tempat keberadaan judi jackpot itu, akan tetapi judi jackpot membuat anak-anak masa sekolah juga ikut berjudi. Padahal, mereka yang seharusnya belajar di sekolah dan mengaji ke masjid, malah nongkrong di tempat judi.

“Saya kurang tahu, apakah ada di tempat lain ditempatkan mesin jackpot itu. Tapi, kalau melihat sebelumnya, mesin jackpot turut disebarkan di warung-warung,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat dihubungi menegaskan, akan menindak dan menertibkan judi jackpot yang ada di daerahnya. Ia menyatakan, akan memberantas segala hal yang membuat dampak buruk terhadap generasi di Pesisir Selatan, termasuk judi jackpot.

“Kami akan tindak semua jackpot yang ada, ini akan merusak generasi muda,” tegasnya.

Selain itu, bupati meminta masyarakat melaporkan keberadaan jackpot di Pesisir Selatan, terutama di Kecamatan Sutera. Kemudian bupati juga meminta kepada pihak kecamatan dan nagari serta tokoh masyarakat ikut memberantas peredaran jackpot.

“Kasih saya alamat lengkapnya, akan kami sikat segera,” ucapnya.

Komentar