Karateka Pelatnas Dominasi Uji Coba AG

JAKARTA – Karateka pelatnas binaan PB Forki mendominasi ajang uji coba Asian Games 2018 yang digelar di GOR POPKI Cibubur, Jakarta. Uji coba berlangsung dua hari dan dimulai, Sabtu (9/12/2017).

Dalam ajang uji coba pesta olah raga se-Asia tersebut, dari delapan kelas yang dipertandingkan pada hari pertama, empat diantaranya dikuasai atlet pelatnas PB Forki yang membawa bendera daerah atau perguruan masing-masing.

Atlet INKAI Ahmad Zigi Zaresta memenangi nomor kata perorangan putra senior dan Sisilia Agustiani Ora dari Jawa Timur sukses di kata perorangan putri senior. Sementara di nomor kumite, Sandy Firmansyah menjadi yang terbaik di Kumite -75 kg senior mewakili Jawa Barat.

Dessyinta Banjera (Sumatera Utara) terbaik di nomor kumite +68 kg putri senior. Dan karateka binaan pelatnas lainnya, Ceyco Georgia Zefanya, asal DKI Jakarta hanya mendapatkan medali perak setelah ditaklukkan Thessalonika P dari Inkai di Final kumite kelas -68 kg putri.

Pada tiga kelas lainnya medali emas jatuh ke tangan Romario Setiamu (Jawa Barat) di nomor kumite kelas -84 kg putra senior. Kemudian I Made Budi Kertiyasa  dari Bali yang menguasai nomor kumite +84 kg, dan karateka Sumatera Utara Tri Winarni di nomor kumite putri senior kelas -61 kg.

“Kami senang mereka bisa tampil bagus. Padahal, sebetulnya mereka baru pulang dari Kejuaraan Karate di Okinawa, Jepang,” kata salah satu pelatih pelatnas Phillip King, Sabtu (9/12/2017).

Uji coba Karate Road to Asian Games 2018 diikuti 249 karateka dari delapan perguruan dan lima belas provinsi. Ajang itu dibuka secara resmi oleh Wakil Deputi Inasgoc Djoko Pramono. Dalam pembukaan, Djoko menyebut, uji coba ke-33 karate itu untuk mengetahui kesiapan panitia yang akan bertugas pada Asian Games 2018.

Termasuk kesiapan perangkat pertandingan seperti matras dan wasit yang akan memimpin pertandingan. Pesan saya adalah setelah Test Event ini, dilihat di mana kelemahannya, khususnya untuk event organizer-nya,” kata Djoko.

Sementara Sekjen PB Forki Lumban Sianipar mengatakan uji coba itu merupakan ajang seleksi karateka yang akan dipersiapkan ke Asian Games 2018. “Dari test ini kami akan mencari yang terbaik dari yang terbaik. Ini merupakan kejurnas antar master,” katanya. (Ant)

Lihat juga...