Keluarga Napi Kabur dari Tahanan di Binjai Diminta Jujur

MEDAN – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, meminta kepada tujuh narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Binjai, segera menyerahkan diri dengan baik sebelum diambil tindakan tegas.

Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut, Hermawan Yunianto, mengatakan narapidana (Napi) yang menghilang dengan cara merusak kamar sel Blok B, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Binjai dengan kesadaran agar menyerahkan diri.

Sebab, menurut dia, para napi itu, masih sedang menjalani proses hukuman dan mereka harus mematuhi vonis Pengadilan. “Jadi, diharapkan para napi itu, agar menyerahkan diri ke Lapas Binjai,” ujar Hermawan, di Medan, Selasa (19/12/2017).

Ia juga meminta kepada pihak keluarga napi tersebut, ikut membantu petugas Lapas Binjai untuk memberitahukan keberadaan para tahanan itu.

Selain itu, pihak keluarga juga harus bersikap jujur dan jangan menyembunyikan para tahanan yang kabur. “Kita berharap pihak keluarga napi agar berperan untuk menemukan tahanan yang melarikan diri,” ucapnya.

Hermawan mengaku telah membentuk dua tim, yakni dari petugas Lapas dan Polres Binjai untuk memburu napi yang kabur. Kedua tim tersebut, hingga saat ini masih terus melakukan pencarian ke sejumlah lokasi yang diduga tempat persembunyian napi itu. “Kita terus mencari hingga dapat tujuh napi yang melarikan diri,” kata Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumut.

Sebelumnya, tujuh napi melarikan diri dari Lapas Klas II A Blok B Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/12) pukul 02.00 WIB. “Para tahanan itu, kabur dengan cara menggergaji jeruji besi ventilasi ruangan tahanan,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas II A Binjai, Imanuel Ginting.

Lihat juga...