Klopp Dukung Salah Pelihara Ketajaman

LONDON – Manajer Liverpool Juergen Klopp yakin Mohamed Salah dapat memelihara ketajamannya. Keyakinan tersebut di dorong keberhasilan penyerang Mesir itu mengemas kedua gol saat timnya menang 2-1 atas Leicester City di Liga Inggris, Sabtu (30/12/2017).

Pemain 25 tahun yang direkrut dari AS Roma pada transfer musim panas lalu tersebut kini telah menyamai rekor gol klub milik Robert Huth pada 1960/1961 dengan mencetak 23 gol di semua kompetisi sebelum pergantian tahun.

Salah merupakan pemain tersubur peringkat kedua di Liga Inggris musim ini dengan 17 gol, tertinggal satu gol dari penyerang Totenham Hotspur Harry Kane. Sementara di Liga Champions Salah tercatat sudah mencetak enam gol. “Ia mampu mempertahankan standarnya, tentu saja,” kata Klopp pada konferensi pers usai pertandingan Liverpool versus Leicester.

Salah disebut Klopp adalah pemain muda yang masih bisa berkembang.  Dan karirnya akan semakin cemerlang dengan mencetak banyak gol karena dukungan pemain lain di Liverpool.

“Ini bukan hanya mengenai mencetak gol demi gol tapi ia penting bagi kami. Menurut saya, ia dapat mempertahankan standar, namun itu normal.” Klopp mengganti Salah saat pertandingan melawan Leicester tinggal menyisakan tujuh menit dan mengatakan bahwa penyerang tersuburnya itu mengalami cedera.

Liverpool tertinggal terlebih dahulu akibat gol pembukaan Jamie Vardy pada menit ketiga saat melawan Leicester. Namun akhirnya mampu bangkit dan berpeluang menang dengan selisih yang lebih besar. Hasil ini membawa mereka mengumpulkan 41 poin dan mengokohkan posisi di peringkat keempat di klasemen.

“Semua orang bereaksi dengan cara yang tepat. Itu merupakan salah satu pertandingan terbaik yang kami mainkan sejauh ini. Kami tahu kami harus melanjutkannya pada paruh kedua. Kami terganggu setelah menyia-nyiakan beberapa peluang namun mereka akan kembali datang. Dua gol fantastis. Rasanya begitu nikmat dan adil pada saat ini. Saya benar-benar gembira,” tandas Klopp.

Manajer Leicester Claude Puel mengatakan kualitas individual Salah merupakan kunci kekalahan timnya. “Salah membuat perbedaan pada malam ini. Gol kedua bukan peluang; ia mencipakannya sendiri dengan kualitasnya. Kami bermain melawan tim hebat, dengan pemain-pemain fantastis yang dapat membuat perbedaan sepanjang waktu,” tandasnya.

Leicester kini telah menjalani lima pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Namun memiliki peluang untuk mengakhiri laju itu ketika mereka menjamu Huddersfield Town di Liga Inggris pada Hari Tahun Baru.

“Saya frustrasi untuk skuad saya. Kami perlu untuk meneruskan pekerjaan kami, namun penting untuk berkonsentrasi pada pertandingan Senin dan melupakan pertandingan ini untuk dapat bergerak maju,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...