Komitmen Jaga Kebersihan SDN 3 Sukabaru Canangkan Jumat Bersih Rutin

LAMPUNG — Komitmen menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah terus dilakukan oleh SDN 3 Sukabaru Kecamatan Penengahan secara mandiri. Salah stau caranya sekolah ini melakukan kegiatan Jumat bersih.

Kegiatan ini secara rutin dipandu oleh setiap guru kelas serta tenaga didik di sekolah yang berada di tepi Jalan Lintas Sumatera tersebut.

Hal ini diungkapkan Lia Rofika, selaku guru Pendidikan Agama Islam mendampingi Maryani Panggabean selaku kepala sekolah.

Kegiatan bersih lingkungan seperti kerap dianjurkannya dalam pelajaran agama, bahwa kebersihan merupakan pangkal dari iman.

Kegiatan kebersihan lingkungan dimulai dari pembersihan kelas hingga lingkungan luar sekolah berupa pembersihan sampah organik dan non organik.

“Para siswa hari ini terakhir melakukan aktivitas di sekolah sebab besok hari Sabtu sudah bagi rapor untuk semester ganjil. Sekolah akan ditinggalkan dalam waktu sekitar dua pekan sehingga harus dibersihkan bersama oleh para siswa,” terang Lia Rofika saat ditemui Cendana News mendampingi siswa melakukan pembersihan area halaman depan SDN 3 Sukabaru bersama puluhan siswa, Jumat (15/12/2017).

Upaya menjaga kebersihan lingkungan di SDN 3 Sukabaru difasilitasi juga oleh sekolah dengan menyediakan dua unit kotak sampah terbuat dari ember plastik untuk pemisahan sampah organik dan non organik di depan setiap kelas.

Selian itu disediakan juga sejumlah kotak sampah di halaman dengan tujuan para siswa tidak membuang sampah sembarangan. Lubang pembuatan sampah terdapat di halaman belakang sekolah untuk membuang sampah yang berasal dari kotak sampah di depan setiap kelas.

Menurut Lia pihaknya melakukan kerjasama dengan UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Penengahan. Mereka melakukan monitoring kesehatan lingkungan sekolah serta penyuluhan kesehatan bagi para siswa.

Petugas kesehatan dari bagian pelaksana program gizi rutin melakukan promosi kesehatan serta pmeriksaan lingkungan sekolah meliputi pemeriksaan sarana WC dan kesehatan kantin sekolah.

SDN 3 Sukabaru sudah mendeklarasikan sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) bersama sejumlah sekolah tingkat SD hingga SMA di Kabupaten Lampung Selatan.

Siswa SDN 3 Sukabaru dengan jumlah total murid pada tahun ajaran 2017/2018 berjumlah sebanyak 193 siswa tersebut juga sesuai jadwal mendapat pemeriksaan kesehatan gigi, pengukuran berat badan, tinggi badan sekaligus penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang terjadwal oleh UPT Puskesmas rawat inap Penengahan.

“Penetapan kawasan tanpa rokok merupakan kesepakatan antara para guru, siswa dan wali murid dengan Puskesmas agar tercipta lingkungan bersih dan sehat di sekolah bukan karena akan ada lomba kebersihan antar sekolah melainkan sebuah kebutuhan,” papar Lia Rofika.

Lia Rofika menganjurkan siswa untuk senantiasa menjaga PHBS di sekolah dengan penyediaan tiga unit WC serta fasilitas tempat cuci tangan di setiap kelas. Fasilitas cuci tangan berupa ember dengan air bersih, lap serta sabun mandi sekaligus menjadi kebiasaan yang selalu diterapkan para siswa di keluarga masing masing.

Selain menekankan PHBS bagi para siswa, kesepakatan dengan UPT Puskesmas Rawat Inap Penengahan menyangkut ketersediaan kantin sekolah yang menyediakan jajanan sehat serta selalu dalam kondisi tertutup.

Terdapat 6 pemilik kantin yang berjualan di area sekolah kerap dicek oleh Puskesmas. Kontrol ini dimaksudkan agar mereka selalu menjual makanan yang sehat dan tertutup agar ikut menjaga kesehatan para siswa yang masih melakukan aktivitas jajan di sekolah.

Lihat juga...