KPK Periksa Bupati Nganjuk sebagai Tersangka Gratifikasi

JAKARTA – Bupati Nganjuk non aktif Taufiqurrahman telah menjalani pemeriksaan pertama dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kasus korupsi yang menjerat Taufiqurrahman berkaitan dengan penerimaan hadiah atau janji (gratifikasi) terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Menurut keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK Jakarta, memang benar penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Nganjuk non aktif Taufiqurrahman. Namun Taufiqurrahman hanya terdiam saat ditanya sejumlah wartawan terkait materi pemeriksaan kasus perkara korupsi yaitu gratifikasi.

Febri Diansyah menjelaskan bahwa penyidik KPK mendalami adanya permintaan sejumlah imbalan yang dilakukan Tafiqurrahman. Yang bersangkutan diduga menerima sejumlah uang terkait dengan promosi atau mutasi jabatan maupun pengangkatan serta pengisian jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk.

Lihat juga...