KPK Terus Dalami Dugaan Korupsi Emirsyah Satar

JAKARTA — Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) melibatkan Emirsyah Satar, mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Garuda Indonesia masih terus didalami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus korupsi yang menjerat Emirsyah Satar tersebut bukanlah kasus korupsi biasa, karena diduga melibatkan sejumlah perusahaan internasional atau antarnegara.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi sekaligus bekerja sama dengan komisi anti korupsi Pemerintah Inggris maupun Singapura, untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi Emirsyah Satar, terkait pembelian sejumlah pesawat dan mesin pesawat dari perusahaan mesin pesawat raksasa asal Inggris, Rolls-Royce.

“KPK secara resmi telah mengirimkan mutual legal assistance (MLA) atau bantuan hukum timbal balik yang merupakan bagian dari mekanisme pemberian bantuan hukum berdasarkan sebuah dasar hukum formal”, jelas Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (19/12/2017).

Dirinya juga mengatakan, bahwa MLA tersebut berupa pengumpulan dan penyerahan sejulah barang bukti yang dilakukan oleh suatu otoritas penegak hukum dari satu negara ke negara yang bersangkutan.

Lihat juga...