Lestarikan Budaya Bangsa, TMII Gelar Parade Lagu Nusantara

JAKARTA — Parade lagu daerah ‘Gita Permana Nusantara’ Taman Mini Indonesia Indah (TMII) 2017 bertema “Cinta Damai Kerukunan Beragama” yang diikuti oleh 18 peserta dari berbagai provinsi Indonesia digelar di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Minggu (10/12/2017).

Provinsi Jawa Tengah membuka penampilan parade dengan melantunkan lagu ‘Rukun’ yang diiringan musik dan lenggok para penari. Lagu ini bermakna hidup, gotong royong, saling menghormati yang merupakan jati diri bangsa Indonesia.

Keragamaan adalah keindahan dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Beda itu indah, nikmat itu kuat. Perbedaan agama hendaknya tidak menjadi penghalang persatuan dan kesatuan bangsa, justru harus menjadi kekuatan untuk menuju kejayaan bangsa.

Direktur Budaya TMII, Sulistyo Tirtokusomo menyebutkan, TMII merupakan salah satu wadah untuk pelestarian budaya bangsa. Salah satu khazanah budaya bangsa adalah lagu-lagu daerah.

“Diharapkan lewat parade ini lagu daerah dicintai dan disukai generasi muda,” kata Sulistyo dalam sambutannya.

Direktur Budaya TMII, Sulistyo Tirtokusumo. Foto : Sri Sugiarti.

Dijelaskannya, parade lagu daerah Gita Permana Nusantara TMII ini yang ke 34 kali sejak diselenggarakan tahun 1983 telah menjadi ajang nasional bagi seniman-seniman di seluruh provinsi Indonesia.

“Sejak tahun pertama parade lagu nusantara ini digelar, telah mempunyai karya lagu daerah sebanyak kurang lebih 1.000 lagu,” ujarnya.

Sekitar tahun 50-an, sebut Sulistyo, lagu-lagu Minang seperti Ayam Den Lapeh. Poco-Poco dari Ambon, Maluku, dan Maumere asal Nusa Tenggara Timur (NTT) begitu maraknya dan masyarakat mengapresiasikan.

“Kami berharap lagu daerah jadi tuan rumah di negeri sendiri. Lagu daerah bisa dicintai masyarakat jangan kalah dengan lagu-lagu asing yang kian marak di negara kita,” ungkap Sulistyo.

Dikatakan dia, keberhasilan parade lagu daerah nusantara TMII, menurutnya, tentu tidak semata-mata hasil kerja TMII saja. Melainkan berkat dukungan berbagai pihak khususnya pemerintah provinsi, kabupaten dan kota yang telah dengan serius mempersiapkan dan mengirimkan duta seni terbaiknya untuk bisa berkompetesi pada ajang ini.

Penampilan provinsi Jawa Tengang dengan lagu ‘Rukun’ pada Parade Lagu Daerah “Gita Permana Nusantara”TMII Ke 34 tahun 2017, di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Minggu (9/12/2017). Foto: Sri Sugiarti.

Di tahun mendatang diharapkan dukungan dari pemerintah dan kementerian terkait lebih serius lagi agar penyelenggaraan lagu daerah ini dapat menjadi salah satu program pendukung Permendagri No 28 Tahun 2014 tentang Revitalisai Fungsi dan Peran Anjungan Daerah di TMII.

Sulistyo juga berharap parade ini dapat menjadi ajang unggulan yang layak berskala nasional. Semoga upaya TMII dalam membina melestarikan dan memperkenalkan seni budaya Indonesia dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Lihat juga...