Liburan, Relawan Literasi Tebar Buku di Minang Rua

LAMPUNG – Libur sekolah bagi anak-anak di wilayah pesisir pantai Lampung Selatan diantaranya di pantai Minang Rua Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Lampung Selatan diisi dengan kegiatan bermain di sekitar pantai yang mulai ramai dikunjungi oleh beberapa wisatawan lokal maupun luar daerah.

Meski libur sekolah namun bagi Ardiyanto tetap semangat menebar virus literasi atau meningkatkan minat baca. Terus dilakukannya olehnya dengan membawa ratusan buku bacaan menggunakan kendaraan roda dua disertai dua wadah khusus dari kain untuk membawa buku.

Ardiyanto yang menjadi relawan motor Perahu Pustaka menyebutm selama libur sekolah banyak anak nelayan yang memanfaatkan waktu membantu orangtua memperbaiki jaring, memperbaiki perahu atau sekedar bermain di sekitar pantai. Sebagai upaya mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat Ardiyanto mulai mendatangi pantai Minang Rua saat anak anak banyak bermain diantaranya wisatawan lain.

“Saya tinggal lima kilometer dari pantai namun selalu mendapat informasi dari pengelola pantai. Saat mulai banyak anak berkumpul lalu saya datang ke pantai Minang Rua membawa ratusan buku sebagian sudah saya titipkan di villa milik warga,” terang Ardiyanto warga Dusun Kayu Tabu Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni, selaku relawan motor Perahu Pustaka saat ditemui Cendana News di pantai Minang Rua, Kamis (21/12/2017).

Keceriaan anak-anak yang berwisata ke pantai Minang Rua sembari mendapat kesempatan membaca buku. [Foto: Henk Widi]
Di pantai, beberapa gubuk terbuat dari bambu beratapkan daun nipah dan daun kelapa disebutnya kerap menjadi lokasi istirahat pengunjung yang sebagian merupakan anak-anak yang datang bersama para orangtua yang mendampingi.

Seusai menikmati pemandangan pantai dengan pasir yang putih, ombak yang tenang dan menikmati semilir angin sebagian pengunjung anak-anak dan orang dewasa bisa membaca buku atau sekedar melihat-lihat buku yang dibacanya.

Ardiyanto menyebut refreshing atau menyegarkan pikiran bisa diperoleh sembari wisata dan membaca buku. Sebagian buku yang dibawa dengan jumlah ratusan bantuan dari para donatur dan sebagian dibelinya merupakan jenis buku komik bergambar, humor serta buku buku menarik yang tidak terlalu tebal bahkan bisa selesai dibaca tidak lebih dari setengah jam.

“Karena momen wisata anak-anak lebih suka bermain, maka buku yang saya bawa sengaja buku-buku dengan materi yang ringan bahkan dominan cerita bergambar, komik, cerita humor serta buku ilmu pengetahuan tentang binatang laut lengkap dengan gambar,” sebut Ardiyanto.

Selain ke pantai Minang Rua Ardiyanto menyebut, saat sore hari dirinya  membawa buku ke pantai Blebug di Desa Totoharjo yang disebutnya juga menjadi lokasi wisata dengan banyak anak-anak di wilayah tersebut kerap bermain di pantai.

Lihat juga...