Mantan Menteri Keuangan Austria Disidang Kasus Korupsi

WINA – Mantan Menteri Keuangan Austria Karl-Heinz Grasser (48) menjalani persidangan atas tuduhan menerima uang suap, Selasa (12/12/2017). Kasus yang melibatkan Grasser tersebut menjadi korupsi terbesar dalam sejarah negara tersebut.

Grasser beserta 15 bekas politisi, manajer, dan pejabat perbankan tingkat tinggi didakwa memiliki kaitan dengan privatisasi perusahaan perumahan negara, Buwog, pada 2004. Grasser merupakan salah satu dari politisi paling populer Austria pada 2000 dan muncul sebagai menteri keuangan termuda yang dimiliki negara itu.

Sebagai politisi, ditunjuk untuk menjalankan koalisi antara kalangan konservatif dan Partai Kebebasan yang berhaluan kanan-jauh kala berusia 31 tahun. Namun Ia dituduh menggelapkan komisi pembelian atas 60.000 apartemen federal.

Grasser membantah tuduhan tersebut dan mengatakan dalam wawancara di televisi pada Senin (11/12/2017) bahwa Sia merasa senang persidangan dimulai sehingga bisa segera membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

Para pengacaranya mengatakan kasus itu bermuatan politik, yang muncul pada saat konservatif dan kanan-jauh sedang bekerja sama membentuk pemerintahan untuk menggantikan koalisi yang dipimpin oleh kalangan demokrat sosial.

Para penyidik menghabiskan waktu hampir delapan tahun untuk mengumpulkan bukti-bukti serta menyiapkan dakwaan. Hingga akhirnya dokumen dakwaan dituangkan dalam dokumen lebih dari 800 halaman. Dokumen itu menyebutkan bahwa Dia menurunkan harga penjualan apartemen-apartemen milik pemerintah.

Dalam tender proyek pembangunan apartemen, tersisa dua kandidat pelaksana dan akhirnya kontrak diberikan kepada sebuah konsorsium keuangan, yang menawarkan pendanaan hanya lebih dari 1 juta euro dibandingkan saingannya. “Setelah penjualan, komisi sebanyak jutaan euro mengalir ke para rekanan Grasser yang mengusulkan kesepakatan itu,” ujar jaksa penuntut.

Grasser, yang menikah dengan pesohor kehidupan sosial yang juga pewaris perusahaan pembuat kristal Swarovski Fiona Swarovski mengatakan, Dia telah menjadi korban prasangka media dan lembaga peradilan. Pengadilan terhadap Grasser merupakan bagian terbaru yang muncul dari masa jabatan Kanselir Wolfgang Schuessel, yang mulai menjabat pada tahun 2000. (Ant)

Lihat juga...