Mendikbud: Semua Guru Teladani Seniman Tino Sidin

YOGYAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, berharap, setiap guru atau pendidik dapat meneladani sosok seniman lukis Tino Sidin dalam membentuk karakter anak yang mandiri, kreatif, dan inovatif.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri acara peresmian Patung Tino Sidin “Sang Inspirator” dalam rangka memperingati 92 tahun Tino Sidin dan 3 tahun Museum Taman Tino Sidin, bertempat di Jalan Tino Sidin Nomor 297 Ngetisharjo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Kamis (14/12/2017).

“Semoga museum ini dapat memberikan inspirasi sekaligus menjadi tempat untuk bermain, berkreasi, dan mengembangkan diri lebih baik,” ujarnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy ikut menyanyikan lagu saat acara peresmian Patung Tino Sidin “Sang Inspirator” dalam rangka memperingati 92 tahun Tino Sidin dan 3 tahun Museum Taman Tino Sidin. Foto: Jatmika H Kusmargana

Dalam kesempatan itu, Mendikbud juga mengapresiasi kesadaran keluarga Tino Sidin, dalam melestarikan dan meneruskan ajaran maupun karya Tino Sidin dengan menjadikan rumah tinggal almarhum sebagai museum.

“Ini merupakan suatu hal yang tidak dimiliki oleh sembarang keluarga yaitu mewarisi keluhuran budaya. Semoga ini menjadi contoh tauladan untuk keluarga-keluarga yang lain,” katanya.

Sosok seniman lukis, Tino Sidin merupakan ikon acara televisi ‘Gemar Menggambar’ yang disiarkan TVRI pada tahun 1970-an hingga 1990-an. Melalui acara inilah, Pak Tino mengajarkan seni menggambar dengan metode-metode yang menyenangkan, mudah diikuti namun tetap membebaskan, terbuka dan terarah. Dilandasi sistem among, mengasuh dan mendidik sepenuh hati.

Sebagai apresiasi atas karya dan jasa Pak Tino Sidin dalam memperjuangkan kemerdekaan, pendidikan seni, dan budaya tersebut, telah dibangun Rumah Tetenger Taman Tino Sidin di Jalan Tino Sidin No. 297 Ngestiharjo, Bantul, Yogyakarta. Rumah Tetenger yang kemudian menjadi Museum Taman Tino Sidin diresmikan oleh Prof. Dr. Muhamad Nuh, Menteri Pendidikan & Kebudayaan RI saat itu, pada 14 Oktober 2014 silam.

Menurut putri ke-5 Tino Sidin yang akrab dipanggil Titik Sidin, seluruh rangkaian kegiatan “Tribute to Tino Sidin, 92 tahun Menginspirasi Indonesia” bertujuan untuk mengangkat kembali semangat dan cita-cita Tino Sidin dalam mengembangkan kreativitas dan seni khususnya bagi generasi mendatang. Selain itu juga untuk lebih mengenalkan keberadaan Taman Tino Sidin sebagai museum, galeri, dan ruang seni kepada publik.

“Pameran ini sebagai pemicu agar seniman dan masyarakat tidak sungkan untuk mengunjungi dan menghidupkan Taman Tino Sidin. Setelah ini kami juga akan menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pameran, sarasehan pendidikan dan seni, workshop maupun kegiatan lain yang berkaitan dengan edukasi seni, terutama untuk anak-anak,” tutur Titik Sidin.

Lihat juga...