Natal dan Tahun Baru 2018, KKP Kelas II Panjang Siagakan Petugas Kesehatan

LAMPUNG — Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang menyiagakan personil selama 24 jam dalam angkutan libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Personil ini membantu penumpang yang mengalami gangguan kesehatan selama melakukan perjalanan liburan menggunakan moda transportasi kapal laut.

Bangkit, salah satu petugas medis yang berjaga menyebut Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang menyiagakan posko di Bakauheni tepat di dekat loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki.

Dia mendampingi Suwoyo, S.Kep selaku koordinator wilayah KKP Kelas II Panjang Pelabuhan Bakauheni yang berjaga bersama tiga petugas medis lain.

Menurut Bangkit hingga tiga hari menjelang Natal petugas yang bersiaga masih belum menangani pasien dari penumpang kapal yang mengalami gangguan kesehatan.

Meski demikian ia menyebut posko kesehatan tetap melayani pemeriksaan kru kapal yang berlayar dan meminta sertifikat kesehatan sebelum berlayar.

“Seperti angkutan libur panjang lebaran bulan Juli lalu kami disiagakan di pelabuhan dengan petugas medis, alat alat medis dan juga ambulans yang siaga di pelabuhan Bakauheni untuk membantu penumpang yang mengalami gangguan kesehatan terutama mabuk laut dan sejenisnya,” terang Bangkit, Jumat (22/12/2017)

Posko kesehatan kelas II Panjang di Pelabuhan Bakauheni pada hari normal tetap disiagakan dengan petugas normal berjumlah dua orang. Namun untuk operasi layanan libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 personil akan ditambah seiring dengan meningkatnya arus penumpang pejalan kaki dari Pulau Jawa yang akan berlibur.

Hingga kini belum ada laporan kejadian menonjol dari penumpang yang mengalami gangguan kesehatan meski disebutnya pemeriksaan kesehatan kepada sejumlah kru kapal yang akan berlayar tetap dilakukan.

Pada operasi angkutan Natal dan Tahun Baru KKP Kelas II Panjang memeriksa salah satu calon penumpang yang akan menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni bernama Suwari (63).

Pria asal Tasik yang akan kembali ke Panjang Utara untuk pulang kampung langsung mendapat penanganan dari petugas kesehatan KKP Panjang dan diberikan oksigen dan penanganan sementara.

Setelah menjalani observasi dan pemeriksaan petugas akhirnya merujuk pasien tersebut ke Puskesmas Rawat Inap Bakauheni untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lanjutan.

Berdasarkan observasi awal disebut Bangkit penumpang tersebut menderita batuk darah, sesak nafas dan memiliki riwayat hipertensi. Setelah mendapat pemeriksaan awal dengan pemberian obat dan oksigen pasien tersebut, selanjutnya penumpang itu dirujuk ke Puskesmas Rawat Inap Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan untuk mendapat penanganan.

Suwari elakukan perjalanan seorang diri tanpa ada kerabat yang menemani. Sehingga ia mengalami gangguan kesehatan di jalan dan tengah menunggu keluarga yang bisa menjemputnya di Bakauheni.

Bangkit menyebut masalah kesehatan yang dihadapi oleh penumpang selama angkutan libur Natal dan Tahun Baru beberapa persoalan yang dialami oleh penumpang di antaranya ISPA, masuk angin, mabuk perjalanan dan beberapa masalah kesehatan akibat belum makan pagi atau sarapan.

Ia menghimbau kepada calon penumpang kapal untuk makan terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan. Penumpang diminta tidak menerima makanan atau minuman dari orang yang tak dikenal saat ada dalam perjalanan baik di atas mobil atau kapal.

Pelayanan kepada masyarakat yang akan melakukan libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 selain dilaksanakan oleh personil dari KKP Kelas II Pelabuhan Panjang juga akan ditambah tenaga medis dari Puskesmas Rajabasa, Palas dan Bakauheni.

Terdapat juga dokter jaga setiap shift mengantisipasi persoalan kesehatan yang dialami penumpang saat berada di Pelabuhan Bakauheni.

Lihat juga...