Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Penyeberangan di NTB, Ditutup

MATARAM – Terkait perayaan Natal dan tahun baru 2018, sejumlah pelabuhan penyeberangan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama pelabuhan penyeberangan menuju Gili akan ditutup Dinas Perhubungan NTB.

“Penutupan tersebut dilakukan guna mengantisipasi dan menghindari terjadinya kecelakaan di laut, khususnya pada malam perayaan tahun baru, mengingat kondisi cuaca ekstrim, terutama gelombang tinggi,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu Windiya di Mataram, Kamis (21/12/2017).

Kepada para pemilik atau operator kapal dan masyarakat selaku pengguna jasa agar tidak melakukan aktivitas penyeberangan di malam hari, terutama malam perayaan tahun baru.

Beberapa pelabuhan penyeberangan yang akan ditutup pada malam perayaan tahun baru antara lain pelabuhan Bangsal, Teluk Nare, Teluk Kodek, Nifah, Mentigi, Kecinan dan Senggigi.

“Khusus untuk penyeberangan menuju tiga gili, yaitu Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air, penutupan akan dilakukan mulai pukul 18.00 WITA,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Stasiun Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Bandara Internasional Lombok, l Gusti Agung Angga Dwik Sanjaya, meminta masyarakat mewaspadai gelombang air laut tinggi dan pohon tumbang akibat mendung disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir.

“Berdasarkan pengamatan kami, terpantau terjadi peningkatan kecepatan angin di wilayah Lombok dan Sumbawa bagian barat,” kata Agung.

Kondisi cuaca yang terjadi sekarang, disebabkan adanya gangguan cuaca di sekitar NTB, yaitu adanya palung bertekanan rendah di selatan NTB. Hal itu mengakibatkan hujan ringan, sedang, hingga lebat, terpantau di sebagian wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah, khususnya yang ada di bagian selatan.

“Untuk itu diimbau kepada masyarakat agar berhati-hati selama beraktivitas di luar, waspadai gelombang tinggi dan pohon tumbang akibat angin kencang,” pungkasnya.

Lihat juga...