Natal dan Tahun Baru, Pertamina Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman

SOLO — PT. Pertamina Marketing Operation Region IV wilayah Jateng dan DIY memastikan stok gas elpiji ukuran tiga kilogram, saat Perayaan Natal dan Tahun baru 2018 aman. Pertamina sejak 8 Desember 2017 kemarin sudah menambah pasokan gas yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Manager Komunikasi dan Humas Pertamina JBT Regional IV Jateng dan DIY, Muslim Dharmawan mengatakan, penambahan kuota LPG 3 Kg ini untuk antisipasi adanya kenaikan konsumsi yang sudah terjadi sejak awal Desember. Bahkan, kata dia, di beberapa daerah sudah ada yang mengeluhkan sulitnya mencari gas bersubsidi tersebut.

“Oleh karena itu, kita beberapa kali sudah melakukan Operasi Pasar (OP). Baik di Boyolali, Solo, Kudus, dan lain sebagainya,” kata Muslim kepada Cendana News.

Menurut dia, guna antisipasi lonjakan konsumsi jelang Natal dan Tahun Baru, pihaknya juga telah menyiapkan stok tambahan. Bahkan, untuk wilayah Solo dan sekitaranya, stok tambahan ini per harinya mencapai 20.000 tabung lebih. Bahkan penambahan fakultatif ini akan dilakukan setiap hari sampai tahun baru.

“Terus kita tambah kuotanya hingga tahun baru. Intinya kita menjaga dengan adanya OP, agar tidak adanya panik baying,” tandasnya.

Manajer Komunikasi dan Humas Pertamina JBT Regional IV Jateng dan DIY, Muslim Dharmawan saat memberikan penjelasan kepada awak media, saat OP di SPBU Mojosongo, Solo./Foto: Harun Alrosid

Sementara itu, Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region IV, Andar Titi Lestari menambahkan, dalam menjaga stabilitas pendistribusian LPG 3 Kg, pihaknya menyiapkan 800 SPBU di sekitar Jawa Tengah dan DIY sebagai alternatif pilihan masyarakat mendapatkan LPG 3kg.

“SPBU ini sebagai stabilisator yang kami tugaskan layaknya Pangkalan yang juga menjual LPG 3 Kg sesuai dengan harga HET yang berlaku yaitu Rp. 15.500, dan mengisi Logbook. Sehingga pengguna juga tetap menyertakan kartu identitas sebagai data,” jelas Andar,

Pertamina Regional IV melakukan kegiatan Operasi Pasar secara serentak dan hampir merata di 35 kabupaten/kota. OP ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pendistribusian dan harga LPG 3 Kg ditengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa karena Pertamina selalu mengevaluasi kebutuhan real pengunaan LPG 3 Kg. Apabila dirasa kurang, kami akan mensuplai LPG 3 Kg secukupnya sesuai kebutuhan di wilayah tersebut,” katanya.

Lihat juga...