Nelayan di Gorontolo Terima Bantuan Rp7,3 Miliar

GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo menyerahkan bantuan sebesar Rp7,3 miliar kepada nelayan di Kota Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Gorontalo, Sabtu (30/12/2017), mengatakan bantuan perikanan itu terdiri dari lima unit kapal nelayan kapasitas 10 gros ton (GT) senilai Rp2,25 miliar, dua unit kapal nelayan kapasitas 30 GT senilai Rp5 miliar.

Terdapat juga bantuan bagi pedagang ikan tibo-tibo untuk empat orang senilai Rp5 juta, serta bantuan dari Baznas senilai Rp50 juta untuk 500 orang.

Ia mengatakan, bantuan tersebut fokus untuk peningkatan kesejahteraan nelayan.

Menurutnya hal itu sejalan dengan program Nawacita Presiden Jokowi yang menginginkan Indonesia sebagai negara maritim yang sejahtera.

“Dua per tiga luas negara kita ini adalah laut. Pak Presiden menginginkan kita tidak lagi memunggungi laut, tapi menghadap kelautan. Jadikan laut sebagai sumber kehidupan dan kesejahteraan,” ujarnya.

Rusli mengatakan, berbagai bantuan kapal tersebut diperoleh setelah berkomunikasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pujiastuti.

Pemprov setiap tahun meminta alokasi bantuan yang jumlahnya mencapai 140 unit, namun hingga kini yang diberikan baru mencapai 34 unit.

“Di Kota Gorontalo sudah kami serahkan sebanyak 14 unit kapal. Kami menginkan kapal yang diserahkan kapasitasnya 30 GT, tapi kesulitannya yakni pengurusan izin. Makanya kami turunkan menjadi 10 GT untuk kelompok nelayan. Sementara untuk perorangan dibantu dari APBD dengan pengadaan kapal dengan mesin tempel 15 PK,” jelasnya.

Selain bantuan kapal ikan, pemprov sejauh ini fokus untuk membantu para penjual ikan keliling.

Gubernur menargetkan pada 2018 sudah tidak ada lagi penjual ikan menggunakan sepeda ontel.

Caranya yaitu dengan mengalokasikan bantuan 2 unit sepeda motor berkotak pendingin untuk setiap kecamatan se-Provinsi Gorontao.

Sebelumnya, pemprov mengganti puluhan sepeda ontel penjual ikan dengan sepeda motor berkotak pendingin. [Ant]

Lihat juga...