Nelayan Tradisional Diimbau Waspadai Hujan Lebat

AMBON — Para nelayan tradisional diimbau mewaspadai hujan lebat disertai petir yang berpotensi terjadi di laut Maluku dan Banda, kabupaten Maluku Tengah pada beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, George Mahubessy, dikonfirmasi, Minggu, mengatakan, kondisi cuaca ini dipengaruhi awan gelap (Cumulonimbus) yang bisa menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang.

“Syukurlah gelombang di laut Maluku hanya mencapai 2,50,” ujarnya.

Hanya saja, nelayan yang hendak melaut jangan memaksakan diri dengan mengandalkan armada tradisional.

“Armada tradisional berupa perahu berukuran relatif kecil tidak kuat menahan kondisi cuaca yang sewaktu-waktu bisa berbahaya akibat perubahan kecepatan angin yang mempengaruhi tinggi gelombang,” kata George.

Lihat juga...