Normalisasi Sungai Ampal, Solusi Banjir di Balikpapan

BALIKPAPAN – Program normalisasi sungai Ampal dan peninggian badan jalan menjadi salah satu program Pemerintah Kota Balikpapan untuk menanggulangi banjir di tahun 2018.

Program perbaikan infrastruktur sudah direncanakan dan telah dianggarkan, kemudian selanjutnya tinggal menunggu persetujuan.

Kepala DPU Kota Balikpapan Tara Allorante menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan normalisasi sungai Ampal yang menjadi fokus. Karena, apabila itu direalisasikan maka akan mengurangi volume banjir di Balikpapan, khususnya jalan Beller dan sekitarnya yang menjadi langganan banjir jika hujan deras datang.

“Kalau sudah dinormalisasi, maka banjir di jalan MT Haryono yang dekat dengan perkampungan jalan Beller akan berkurang,” katanya Jumat (22/12/2017).

Untuk diketahui, alokasi anggaran penanganan banjir yang tercantum dalam APBD Balikpapan tahun 2018 berkisar Rp300-an miliar.

Tara memaparkan normalisasi sungai Ampal itu dilakukan dengan berkala karena dibutuhkan anggaran yang besar untuk itu. Anggaran untuk melakukan normalisasi Sungai Ampal bisa mencapai Rp250 miliar.

“Itu butuh anggaran banyak. Kalau ditotal keseluruhan anggarannya bisa mencapai Rp250 miliar. Normalisasi juga dilakukan dengan menyesuaikan anggaran pemerintah daerah,” sebutnya.

Upaya lain yang dilakukan untuk menanggulangi banjir di tahun 2018 nanti, lanjutnya masih sama di tahun 2017 yaitu dengan pengerukan sedimen dan peninggian badan jalan.

“Masih melanjutkan program tahun 2017. Pengerukan sedimen mengurangi luapan air masuk ke jalan,” ujarnya.

Dia berharap pembebasan lahan yang menjadi kendala di tahun 2017 untuk normalisasi sungai ampal dapat terselesaikan, sehingga secara bertahap normalisasi dapat dilaksanakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, Tara Alorante. Foto: Ferry Cahyanti
Lihat juga...