Nunukan Tunggu Juknis Kemendagri Soal Aliran Kepercayaan

NUNUKAN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara masih menunggu petunjuk teknis Kementerian Dalam Negeri terkait Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengakomodir kepercayaan agama dalam KTP elektronik.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Nunukan, Raden Iwan Kurniawan di Nunukan melalui sambungan telepon, Minggu menjelaskan, pengakomodasian aliran kepercayaan dalam kolom agama di KTP elektronik sesuai putusan MK masih menunggu juknis dari pusat.

Ia mengatakan, juknis dari Kemendagri akan mengatur sistem yang digunakan apakah sama dengan mekanisme yang dilakukan selama ini. Hal itu karena data pengisian kolom agama pada sistem KTP-e telah tercatat enam agama yang diakui pemerintah.

Selama ini ada enam agama yang telah masuk dalam sistem pengisian KTp-e sehingga petugas Disdukcapil setempat langsung memilih sesuai agama warga.

“Jika sistem yang dipakai sama yang digunakan selama ini maka jenis aliran kepercayaan dipastikan masuk dalam sistem pengisian KTP-E,” ujar Iwan Kurniawan.

Selama ini petugas belum bisa langsung memasukkan aliran kepercayaan dalam sistem pengisian KTP-E sebelum ada juknis dari Kemendagri. “Artinya jenis aliran kepercayaan masuk dulu dalam sistem KTP elektronik,” kata dia.

Dampak putusan MK tersebut mempengaruhi proses pembuatan KTP elektronik, kartu keluarga, akta perkawinan yang menganut aliran kepercayaan. Sehubungan belum adanya data aliran kepercayaan di dalam sistem pengisian yang dimiliki selama ini.[Ant]

Lihat juga...