Operasi Lilin Krakatau 2017 Digelar Amankan Natal-Tahun Baru

LAMPUNG — Kepolisian Resor Lampung Selatan, mulai menggelar operasi lilin Krakatau 2017 dalam rangka hari raya Natal dan tahun baru.

Gelar Operasi Lilin Krakatau 2017 dimulai dengan apel gelar pasukan di lapangan Korpri Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. diantaranya Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, TNI dari Kodim 0421/Lampung Selatan, ASDP Indonesia Ferry, Badan Pencarian dan Pertolongan, Pramuka, Senkom Polri, Jasa Raharja serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi, M. Syarhan, menyebut operasi lilin Krakatau 2017 merupakan operasi untuk melayani masyarakat yang akan melakukan aktivitas liburan di kampung halamannya, dengan menggunakan moda transportasi darat, laut dan udara, untuk berkumpul bersama keluarga dan merayakan hari raya Natal bagi umat Kristiani di sejumlah gereja.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syahran, melakukan penyematan pita tanda dimulainya operasi lilin Krakatau 2017. [Foto: Henk Widi]
Lampung Selatan yang memiliki sejumlah fasilitas umum pelayanan transportasi udara, di antaranya Bandara Raden Inten II, Pelabuhan penyeberangan Bakauheni, menjadi wilayah yang perlu mendapat perhatian dari sisi keamanan.

“Operasi lilin Krakatau layaknya operasi Ramadan dan Hari Raya dengan tujuan melayani masyarakat, agar lancar dan aman dalam pelaksanaan liburan dan melangsungkan ibadah hari raya bagi umat Kristiani yang merayakan Natal,” terang Ajun Komisaris Besar Polisi M. Syahran, dalam sambutannya saat gelar pasukan operasi lilin Krakatau 2017 di lapangan Korpri Pemkab Lampung Selatan, Kamis (21/12/2017).

Pengamanan dalam pelaksanaan operasi lilin Krakatau 2017, sebut mantan Kapolres Pesawaran tersebut, akan dipusatkan di sejumlah titik di antaranya tempat ibadah, khususnya gereja yang akan merayakan ibadah Natal, jalur lalu lintas darat, pelabuhan penyeberangan, dan bandar udara dengan mendirikan sejumlah pos pelayanan, pos terpadu, pos pengamanan dan pos pemantauan.

Dua belas pos disebutnya merupakan satu pos pelayanan, satu pos terpadu, enam pos pengamanan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera dan Jalan Lintas Timur Sumatera serta empat pos pemantauan.

Khusus di Pelabuhan penyeberangan Bakauheni yang dipusatkan sebagai pos terpadu, sejumlah personel ditempatkan di antaranya personel Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Bakauheni, BKO Polres Lampung Selatan, satu peleton Sabhara Polda Lampung, satu peleton Brimobda Lampung serta personel gabungan dari instansi lain.

Khusus personel Polres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan menyebut diterjunkan 354 personel untuk pelaksanaan operasi lilin Krakatau 2017, dengan penempatan di sejumlah titik penting.

Penempatan personel juga dilakukan di sejumlah gereja untuk memberi keamanan dan kenyamanan umat Kristiani yang menjalankan perayaan malam Natal serta hari raya Natal di sejumlah wilayah.

Juga di sejumlah pusat keramaian, perbelanjaan, lokasi wisata tak luput dari perhatian pengamanan selama operasi lilin Krakatau digelar dan titik rawan kemacetan lalu lintas.

AKBP M. Syarhan juga menngatakan, operasi tersebut menjadi tanggung jawab semua lapisan yang didukung oleh Polri dan kesatuan TNI serta instansi terkait.

Selain melakukan penyematan pita tanda dimulainya operasi lilin Krakatau 2017. Kapolres Lampung Selatan juga melakukan pemeriksaan kesiapan peralatan personel, di antaranya kendaraan patroli Satlantas Polres Lampung Selatan, baik roda dua maupun roda empat yang juga dihadirkan dalam gelar pasukan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait dari Pemkab Lampung Selatan.

Lihat juga...