Pakan Ayam Mahal, Harga Telur Membengkak

Editor: Satmoko

75
Rian Akaw (35) salah seorang penjual telur di Pasar Banjar. Foto: Baehaki Efendi

BANJAR – Harga telur ayam di Pasar Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan. Semula harga dasar terendah per kilo sebesar Rp. 17.800 rupiah.

Kini, harga telur ayam mencapai Rp 22.200 hingga Rp 23.500 per kilo yang dijual para pedagang yang ada di Pasar Banjar.

“Kenaikan harga telur diakibatkan oleh dua faktor, yaitu harga pakan ayam yang mencapai Rp265.000 per karung isi 50 kg dan adanya pergantian bibit ayam yang tua diganti dengan ayam yang muda/baru (dikaling),” ungkap Rian Akaw (35), salah seorang pedagang telur yang ada di Pasar Banjar, saat ditemui di kios miliknya.

Hal senada juga disampaikan pedagang lain, Hj. Dede, yang menyebutkan bahwa kenaikan harga telur ayam sudah berlangsung selama 3 hari yang lalu, dan menimbulkan keluhan dari warga.

“Ada yang tetap beli dan ada juga tidak jadi beli karena harganya naik. Kini dalam sehari dirinya hanya bisa menjual telur sebanyak 4 kuintal per hari,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kota Banjar, Mamat Rahmat, S. STP, M.Si. mengatakan, terjadinya kenaikan harga telur tersebut diakibatkan sejumlah hal, misalnya oleh faktor kenaikan harga pakan, cuaca ekstrim, dan pergantian bibit ayam.

Mamat menjelaskan untuk pasokan telur ke Pasar Banjar, selama ini masih aman dan lancar. Mudah-mudahan kenaikan harga telur yang terjadi di wilayah Kota Banjar tidak berlangsung lama sehingga masyarakat yang akan membeli telur tidak akan merasakan kenaikan yang berkepanjangan dan berlangsung lama.

Komentar