Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Menerima Brevet Kopassus

Panglima TNI mengharapkan para prajurit Kopassus memiliki kebanggaan yang utuh. Bukan hanya bangga menggunakan brevat yang berklasifikasi tinggi. Namun yang paling penting menurutnya, adalah bangga karena tripikar mengabdikan kepada bangsa dan negara.

Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh untuk memelihara kemampuan militan dan daya juang dalam rangka melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara.

Disampaikan dia, bahwa tantangan bertugas kedepan tidak semakin ringan, apabila kita melihat fenomena ancaman global yang semakin berubah. Untuk itu, Hadi pun mengajak semua prajurit Kopassus meningkatkan kemampuan etos kerja.

“Pemberian baret dan brevet adalah satu pesan moral, bahwa saya harus membawa TNI menuju TNI yang profesional dan modern,” ungkap Hadi.

Menurutnya, profesional dan modern itu bisa kita capai apabila didukung oleh kemampuan dan solidaritas antar kesatuan. Komitmen sekecil apapun yang kita buat merupakan kunci keberhasilan tugas.

Selain itu sebut dia, netralitas TNI sangat diperlukan jangan sampai kita terbawa ke arah pilitik praktis. Namun demikian, sebagai prajurit TNI harus tahu tentang politik. Untuk itu marilah kita bersama-sama menjaga netralitas, meningkatkan solidaritas di internal dan antara TNI dan Polri. Semuanya itu bisa dicapai dengan kemampuan dan tujuan yang sama.

Usai menerima baret dan brevet Kopassus, Panglima TNI memberikan pengarahan kepada prajurit Kopassus. Acarapun berakhir dengan pengarakan Panglima TNI oleh prajurit Kopassus hingga ke mobilnya.

Lihat juga...