Pegolf Senior Mengeluh, Tarif Tempat Latihan Naik 300 Persen

YOGYAKARTA – Persatuan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) DIY mengeluhkan kenaikan tarif sewa padang golf Adisucipto. Keluhan muncul lantaran kenaikan tarif dinilai tidak wajar, hingga mencapai 300 persen dan berlaku mulai awal 2018 mendatang.

Angka kenaikan sebesar itu dinilai terlalu memberatkan bagi Perpesi. Terlebih, Perpesi bukanlah perkumpulan yang berorientasi profesi, melainkan hanya ajang silaturahmi dan kumpulan purnawirawan untuk mengisi aktivitas selepas purna tugas melalui olahraga golf.

“Bukan kami keberatan tarif sewa naik, tapi kenaikannya wajar. Misalnya saja 50 persen. Jadi tidak langsung 300 persen,” ucap Ketua I Perpesi DIY, Hendricus Mulyono, kepada Cendana News, Jumat (29/12/2017) pagi.

Pria yang akrab disapa Mbah Mul mengungkapkan, sesuai edaran yang diterimanya, kenaikan tarif sewa efektif mulai berlaku pada 1 Januari 2018. Dalam surat itu tercantum kenaikan sewa dilakukan karena adanya renovasi dan pembenahan sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan para golfer. Renovasi meliputi clubhouse, tee box, green dan pembenahan lapangan.

Menurut Mbah Mul, selama ini Perpesi membayar Rp50.000 dalam sekali sesi permainan. Namun ke depan Perpesi harus merogoh kocek minimal Rp150.000 dalam setiap sesinya.

Lihat juga...