Pejabat di Kaltara Diminta Ramah Investasi

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie meminta jajarannya untuk ramah pada investasi. Gubernur siap memberikan sanksi pencopotan kepada pejabat yang dianggap tidak ramah terhadap investasi atau menghambat masuknya investor ke daerah tersebut.

“Saya berhentikan setiap pejabat di lingkup Pemprov Kaltara apabila tidak bersikap ramah investasi karena dianggap menghambat investor,” tegas Irianto, Senin (25/12/2017).

Irianto menyebut, Investor menjadi salah satu pendorong tumbuhnya perekonomian. Dan keberhasilan pembangunan suatu daerah khususnya seperti Kaltara membutuhkan pejabat yang ramah dengan investasi.

Pertumbuhan ekonomi di Kaltara dinilai, sangat ditentukan oleh investor baik swasta, masyarakat maupun pemerintah. Namun berkaitan dengan investasi, pemerintah kabupaten dan kota-pun memegang andil yang cukup besar.

“Saya imbau juga kepada pemkab dan pemkot agar mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang telah dicapai saat ini dengan menjaga sikap ramah kepada investor,” tandasnya.

Pertumbuhan ekonomi Kaltara pada triwulan III 2017 mencapai 6,62 persen secara yoy (year on year). Capaian tersebut menjadi lebih baik bila dibandingkan capaian provinsi lainnya di Pulau Kalimantan.

Irianto menegaskan, ketegasan pemerintah daerah sangat dibutuhkan dalam rangka menjaga pencapaian dalam aspek pertumbuhan ekonomi. Sebab pertumbuhan ekonomi yang baik sangat menentukan pembangunan. “Ketegasan seorang pemimpin juga menjadi syarat mutlak mencapai keberhasilan pembangunan,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...