Pembangunan WTP Lawe-Lawe Penajam Terkendala Anggaran

PENAJAM – Proyek pembangunan WTP (water treatment plant) atau instalasi pengolahan air bersih di Kelurahan Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terkendala. Anggaran yang dimiliki pemerintah daerah setempat untuk kegiatan tersebut minim.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara Supardi mengatakan, proyek pembangunan WTP Lawe-Lawe di Kecamatan Penajam akan diperpanjang hingga 2018. “Karena keterbatasan anggaran pemerintah kabupaten, proyek instalasi pengolahan air bersih di Kelurahan Lawe-Lawe diperpanjang hingga Mei 2018,” ungkapnya, Senin (25/12/2017).

Proyek yang dibiayai melalui skema anggaran tahun jamak senilai Rp45 miliar tersebut kemajuan fisik telah mencapai 85 persen. Namun, pengoperasian WTP masih terkendala pengadaan mesin yang harus didatangkan dari luar negeri.

Supardi mengungkapkan, dari nilai total kontrak kerja senilai Rp45 miliar, hingga kini yang baru terbayarkan sekitar 10 persen. Pengadaan mesin genset dan pompa WTP Lawe-Lawe yang dipesan di Jerman dan Jepang, ditunda sampai tersedianya anggaran pemerintah kabupaten. “Keterlambatan pembayaran berdampak pada pelunasan mesin yang dipesan di pabrik langsung di luar negeri,” tambahnya.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Penajam Paser Utara telah mencadangkan anggaran sekitar Rp8 miliar pada APBD 2018 untuk pengadaan mesin genset dan pompa WTP Lawe-Lawe. Pembangunan WTP di Kelurahan Lawe-Lawe dilakukan sejak 2015, bersinergi dengan pembangunan bendungan dan pipa jaringan distribusi Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Penajam Paser Utara. (Ant)

Lihat juga...