Pemkab Pekalongan Mampu Lampaui Target Penerimaan PKB

PEKALONGAN — Pemerintah Kabupaten Pekalongan mampu merealisasikan penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) Tahun 2017, bahkan melampaui target yang hingga akhir Desember telah mencapai Rp55,7 miliar, padahal target yang ditetapkan hanya Rp51 miliar.

Kepala Seksi Pajak Kendaraan Bermotor Samsat Kota Pekalongan, Singgih Wahono di Pekalongan, Sabtu (30/12/2017), mengatakan bahwa kenaikan penerimaan PKB juga diikuti pula dengan naiknya pajak yang bersumber dari sektor bea balik nama yang mencapai Rp64,9 miliar dari target sebelumnya sebesar Rp60,2 miliar.

“Kendati demikian, hingga akhir Desember 2017 masih ada wajib pajak kendaraan bermotor yang menunggak pembayaran. Ada tunggakannya PKB sekitar Rp6 miliar,” katanya.

Ia mengatakan samsat akan terus menyosialisasikan kesadaran membayar pajak kendaraan pada wajib pajak agar tunggakan pajak tidak terus bertambah pada tahun mendatang.

Adapun untuk menghindari denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor, kata dia, sebaiknya masyarakat membayar pajak 2 bulan sebelum jatuh tempo.

“Jika dulu masyarakat diminta membayar tepat waktu. Akan tetapi, kini pembayaran pajak bisa dilakukan 60 hari sebelum jatuh tempo,” katanya.

Ia mengatakan dengan adanya aplikasi pelayanan di samsat maka akan lebih memudahkan atau mengetahui kapan seharusnya wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotornya.

Aplikasi itu, kata dia, siap melayani masyarakat yang akan membayar jika 2 bulan sebelum jatuh tempo atau berbeda dengan pelayanan sebelumnya dimana dalam pembayaran pajak harus tepat pada waktunya atau saat batas akhir pembayaran.

“Dengan membayar pajak lebih awal maka selain bisa menghindari keterlambatan juga akan mengurangi antrean di samsat saat membayar pajak,” katanya. [Ant]

Lihat juga...