Pemkot Banda Aceh Salurkan Beasiswa untuk 2.065 Pelajar

BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Baitul Mal menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 2.065 pelajar yang berasal dari keluarga fakir dan miskin.

Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh Safwani Zainun, di Banda Aceh, Selasa (19/12), mengatakan beasiswa tersebut berasal dari zakat masyarakat yang disalurkan melalui Baitul Mal.

“Beasiswa diberikan kepada pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga menengah atas kejuruan dan sederajat. Beasiswa diberikan kepada anak keluarga kurang mampu dan fakir miskin,” kata dia.

Safwani menyebutkan, total beasiswa yang disalurkan Baitul Mal mencapai Rp888,6 juta. Beasiswa itu diberikan kepada 989 pelajar sekolah dasar dan madrasah ibtidaiah, 926 pelajar sekolah menengah pertama dan madrasah sanawiah, serta 50 pelajar madrasah aliah.

“Beasiswa ini diberikan setahun sekali dengan rincian berkisar Rp400 ribu untuk sekolah dasar, Rp500 ribu untuk pelajar sekolah menengah pertama, dan Rp600 ribu bagi pelajar madrasah aliah,” katanya lagi.

Safwani menjelaskan, Baitul Mal Kota Banda Aceh sudah menyalurkan beasiswa sejak 2013. Ada beberapa kategori yang disalurkan, yakni beasiswa penuh, setengah penuh, dan beasiswa biasa.

“Ada 3.000 pelajar yang mendapat beasiswa setiap tahunnya. Namun, tahun ini jumlah penerimanya berkurang karena pengelolaan SMA sudah diambil alih provinsi,” ujarnya pula.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Baitul Mal yang telah menyalurkan beasiswa diambil dari dana zakat.

“Atas nama pemerintah kota, kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membayar zakat serta mempercayakan Baitul Mal untuk menyalurkannya kepada yang berhak menerima,” kata dia.

Aminullah menyebutkan, peran zakat sangat vital terutama untuk dunia pendidikan, sebab pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga terbebas dari kebodohan dan ketertinggalan.

Selain itu, zakat merupakan solusi dalam Islam untuk mengentaskan kemiskinan serta membangun tatanan sosial yang lebih baik, sehingga yang kaya harus menyisihkan sebagian kecil hartanya untuk yang miskin.

“Kepada pelajar penerima beasiswa, kami mengharapkan apa yang diberikan ini sebagai pemacu bersemangat belajar dalam meraih cita-cita,” kata Aminullah Usman (Ant).

Lihat juga...