Penerapan E-Government di Sikka Belum Maksimal

MAUMERE – E-Government telah diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas pelayanan seperti lelang elektronik, SIMDA, SIMONEP dan lainnya. Tetapi, penerapannya di lingkungan pemerintahan belum maksimal dan belum terintegrasi menyeluruh.

“Perlu dilaksanakan suatu proses perencanaan yang lebih baik dan lebih detil. Ini akan menjadi suatu landasan berpikir, standarisasi, pentahapan dan implementasi bagi pengembangan Smart Government pemerintah kabupaten Sikka yang komprehensif, efisien, efektif dan terpadu dalam bentuk kerangka pemikiran dasar (E- Government Conceptual Framework),” tegas Drs. Paolus Nong Susar, Senin (11/12/2017).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka, Drs. Chrispinus Angelo Gagi. -Foto: Ebed de Rosary

Dikatakan Wakil Bupati Sikka, ini, perlu juga ada cetak biru pengembangan (e-Government Blue Print), solusi pertahapan pengembangan (e-Government Roadmap) dan rencana implementasi (e-Government Implementasi Plan), sehingga apa yang menjadi mimpi pemerintah Kabupaten Sikka menuju Smart Government yang menjadi salah satu elemen dasar Smart City dapat terwujud.

“Penerapan teknologi informasi dan komunikasi di pemerintahan adalah upaya untuk mengembangkan panyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik. Ini perlu untuk meningkatkan transparansi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang lebih efektif dan efisien, sehingga tercipta sistem pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Nong Susar juga menandaskan, pemberian kewenangan kepada daerah sebagaimana tertuang dalam UU Otonomi Daerah merupakan peluang sekaligus tantangan bagi daerah untuk dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah, dalam melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang semakin kompleks.

Smart Goverment memberikan pelayanan kepada masyarakat secara terpusat dan sistem pelayanannya sudah terintegrasi. Dampaknya adalah sistem dalam Smart Government dapat menopang dan menjamin kemudahan akses layanan informasi secara efektif, cepat, tepat dan akurat,” jelasnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Sikka, Drs. Chrispinus Angelo Gagi, menjelaskan pihaknya mengadakan sosialisasi untuk menyamakan pemahaman para pengambil kebijakan dan aparatur pemerintah di lingkup pemerintah Kabupaten Sikka, tentang pentingnya rencana induk pengembangan Smart Government ke depan.

Sosialisasi bertujuan agar segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Sikka dapat memahami dan mengikuti secara baik tahapan perencanaan pengembangan rencana induk Smart Government yang akan dilaksanakan.

“Dengan demikian, aparatur sipil negara di Kabupaten Sikka dapat mengetahui perannya masing-masing dalam perencanaan pengembangan induk Smart Government ke depannya,” terangnya.

Lihat juga...