Penerbangan Regional Kalimantan di Sampit Kembali Dibuka

SAMPIT – Rute penerbangan regional Kalimantan di Bandara Haji Asan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah akan dibuka kembali. Rencananya operasionalisasi penerbangan akan dimulai 20 Desember nanti.

Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, H Fadlian Noor menyebut, direncanakan maskapai NAM Air yang akan mengisi rute penerbangan regional tersebut. “Mudah-mudahan tidak ada perubahan. Rencananya NAM Air akan mengisi rute regional Kalimantan yang sempat terhenti. Semoga transportasi udara kita semakin lancar,” katanya di Sampit, Minggu (17/12/2017).

Kebutuhan transportasi udara di Bandara Haji Asan Sampit disebut Fadlian terus meningkat. Sayangnya, ketersediaan armada angkutan justru berkurang setelah pemerintah membekukan izin maskapai Kalstar Aviation pada Sabtu (30/9/2017) lalu.

Pembekuan tersebut berdampak penerbangan yang selama ini dilayani Kalstar terhenti, termasuk yang dilayani di Bandara Haji Asan Sampit. Selain rute antarpulau, penerbangan regional Kalimantan yang dilayani selama ini beropasi, juga terhenti.

Kini maskapai yang beroperasi di Bandara Haji Asan Sampit yaitu Sriwijaya Air, Wings Air dan NAM Air. Pemerintah daerah berupaya mendekati maskapai lainnya yang beroperasi di Sampit agar mengisi rute-rute yang ditinggalkan Kalstar Aviation.

Beruntung, secara bertahap rute-rute kosong itu mulai terisi, bahkan ditambah. Yang terbaru, NAM Air akan melayani rute regional Kalimantan yakni Sampit tujuan Banjarmasin, Kotabaru, Pangkalan Bun dan Ketapang mulai 20 Desember. Untuk melayani rute ini, NAM Air akan mengoperasikan pesawat jenis ATR 72-600 dengan kapasitas sekitar 70 seat atau tempat duduk. Rute ini rencananya akan diterbangi setiap hari untuk memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

“Mohon doanya agar pemerintah daerah bisa memenuhi kebutuhan transportasi udara. Makin banyak maskapai yang beroperasi maka makin baik karena masyarakat selaku konsumen yang akan diuntungkan,” tambah Fadlian.

Rute penerbangan regional Kalimantan sangat dibutuhkan untuk menghubungkan transportasi seluruh provinsi di Kalimantan. Tanpa ada rute regional ini, masyarakat yang hendak terbang ke provinsi lain di Kalimantan, terpaksa harus transit di Jakarta, baru kemudian melanjutkan ke bandara tujuan. (Ant)

Lihat juga...