Penyamakan Kulit di Magetan Terkendala Cuaca

MAGETAN – Perajin kulit di Magetan, Jawa Timur mengeluhkan kondisi cuaca yang kurang mendukung untuk usahanya. Mendung dan hujan yang turun mengakibatkan penurunan produksi hingga 50 persen.

Penurunan diakibatkan oleh sulitnya proses pengeringan kulit karena tidak adanya panas. Proses pengeringan masih mengandalkan panas matahari sehingga ketika mendung dan hujan turun kegiatannya menjadi tidak maksimal.

Salah seorang perajin penyamakan kulit di Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan Sugeng mengatakan, kondisi udara yang lembab sangat berpengaruh pada saat proses penyamakan sehingga proses pengeringan kulit tidak bisa maksimal.

“Biasanya dalam seminggu bisa melakukan pemrosesan hingga dua kali. Namun dengan cuaca sering hujan dan udara lembab seperti ini, dalam seminggu hanya bisa memproses sekali. Bahkan terkadang untuk menyelesaikan satu kali proses penyamakan butuh waktu hingga sepuluh hari,” ujar Sugeng, Minggu (10/12/2017)

Lihat juga...