Penyandang Disabilitas di Banjar Dapat Bantuan

BANJAR – Dinas Sosial Kota Banjar, Jawa Barat, memberikan bantuan kepada sekitar 100 penyandang disabilitas yang ada di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (13/12/2017).

Bantuan tersebut berupa 40 buah alat bantu pendengaran, 20 buah kursi roda dan  tongkat, serta 40 penyandang disabilitas penerima bantuan jaminan hidup (jadup).

Kepala Dinas Sosial Kota Banjar, Drs. Asep Tatang Iskandar, M.Si. Foto: Baehaki Efendi

Kepala Dinas Sosial Kota Banjar,  Drs. Asep Tatang Iskandar, M.Si., mengatakan, program bantuan tersebut merupakan hasil asesmen atau proses untuk mendapatkan data atau informasi terkait penyandang disabilitas di seluruh wilayah Kota Banjar, sampai dengan akhir 2017 yang dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang ada di masing-masing kecamatan.

Namun, lanjut Asep, untuk penyerahan bantuannya baru bisa dilaksanakan Desember ini. Pada pemberian kali ini juga dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional, yang jatuh setiap 3 Desember.

Sejumlah bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., kepada para penyandang disabilitas se-Kota Banjar di Aula Disnaker, Kota Banjar.

Wali Kota Banjar, DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, S.Ip., M.Si., mengungkapkan, di Kota Banjar sampai akhir 2017 ini, ada 708 penyandang disabilitas yang tidak mampu dan perlu dibantu. Namun di 2017 ini, baru bisa membantu sekitar 100 orang yang tergolong sangat prihatin.

“Mudah-mudahan ke depan kita bisa lebih banyak lagi memberikan bantuan dan perhatian kepada para penyandang disabilitas yang ada di Kota Banjar. Apalagi sekarang sudah terbentuk Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Kota Banjar, yang diketuai Bapak Nasirun, S.Pd.I.”, katanya.

Ade Uu berharap, bantuan yang diberikan bisa membantu meringankan beban terutama penerima bantuan, keluarga, dan terlebih tidak merepotkan masyarakat lain.

“Terlebih dengan bantuan alat tersebut menjadikannya mandiri, lebih baik lagi dalam bersosial dan tidak terlalu ketergantungan dengan orang lain,” harapnya.

Lihat juga...