Perbanyak Ketersediaan, Bibit Ikan Ditebar di Perairan Umum

MATARAM — Guna memperbanyak ketersediaan ikan di semua perairan umum berupa bendungan, DAM, sungai dan Embung rakyat yang tersebar di Kabupaten Kota di Nusa Tenggara Barat (NTB), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi bekerjasama dengan komunitas Gerakan Sejuta Bibit Ikan (GSBI) menebar 140 ribu bibit.

“Penebaran ikan di perairan umum diprogramkan dalam rangka memperbanyak ketersediaan ikan, sehingga diharapkan akan mampu meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Lalu Hamdi kepada Cendana News di bendungan Batujai, Lombok Tengah, Sabtu (16/12/2017).

Mengingat tidak semua orang punya lahan, sawah, kolam maupun lahan sebagai tempat untuk memelihara ikan. Jadi kita siapkan ikan untuk konsumsi ini di perairan umum, sehingga diharapkan tingkat konsumsi dan ketersediaan ikan bisa meningkat, sebutnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Lalu Hamdi/Foto : Turmuzi

Ia menjelaskan, penebaran ikan hingga sekarang telah mencapai dua juta bibit sejak Gerakan Sejuta Bibit Ikan yang diinisiasi komunitas wartawan senior yang telah pensiun dan sejumlah kelompok masyarakat lain bekerjasama dengan DKP.

“Data DKP, 2016 tingkat konsumsi ikan di NTB baru mencapai 32,35 kg dan tahun targetnya tingkat konsumsi ikan bisa mencapai 33 kg perkapita, harapannya akan terus bertambah setiap tahun,” katanya.

Ketua GSBI NTB, Bohri Rahman mengatakan, GSBI terbentuk sebagai bentuk kegelisahan sekaligus kepedulian kami melihat akan semakin berkurang populasi Ikan di sejumlah bendungan, Embung maupun sungai yang ada di NTB.

Ia pun berharap, melalui program ini, selain berupaya meningkatkan populasi dan ketersediaan ikan, terutama ikan tawar di NTB, juga akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam hal ketersediaan protiin secara berkelanjutan.

“Kalau ikan banyak, masyarakat tentu tidak harus mengeluarkan biaya mahal untuk membeli ikan, cukup dengan menangkap atau memancing ikan yang telah tersedia banyak di Embung rakyat,” katanya.

Lebih lanjut Bohri menambahkan, setelah ikan dilepas, ia berharap masyarakat bisa ikut menjaga yang ada sampai besar dan tidak ditangkap kalau masih kecil.

Nanti akan kita buatkan Awik – Awik bersama masyarakat di sini bagaimana cara menangkap ikan yang baik dan memelihara ikan yang baik, tambahnya.

Lihat juga...