Perekaman Data Penduduk di Gunungkidul Baru 97,30 Persen

GUNUNG KIDUL – Perekaman data penduduk di Kabupaten Gunungkidul baru mencapai 97,30 persen dari total wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunung Kidul, DIY setempat mengklaim, sisa warga yang belum merekam data adalah golongan lanjut usia atau lansia.

Kepala Disdukcapil Gunung Kidul Eko Subiantoro di Gunung Kidul menyebut, warga yang belum merekam data tersebut terdiri dari lansia termasuk yang mengalami sakit keras dan mereka yang bekerja di luar kota.  “Sampai saat ini masih ada sekitar 2,70 persen warga yang belum melakukan perekaman, sebagian besar lanjut usia,” kata Eko.

Dari catatannya, jumlah lansia yang belum merekam data ada sekira 8.330 orang atau sekira 1,70 persen. Dan ditargetkan di 2018 mendatang, proses perekaman data sudah bisa mencapai 100 persen. Upaya tersebut dikejar dengan melakukan jemput bola rekam data ke rumah warga.

“Kalau sudah melakukan perekaman sekitar 3.000-an jiwa orang. Masih kurang 5.330 lansia. Kami akan melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah mereka,” tandasnya.

Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno berharap Disdukcapil bisa lebih aktif dalam upaya perekaman data kependudukan. Instansi tersebut diharapkan memperkuat kegiatan perekaman data dengan mendatangi rumah penduduk. Hal tersebut disebutnya untuk memberikan kemudahan bagi warga.

Jemput bola disebut menjadi solusi pas untuk percepatan perekaman data melihat sebagian besar warga yang belum merekam data adalah golongan lansia. “Peran aktif dinas agar e-KTP bisa diselesaikan, karena data e-KTP penting,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...